Deathwar

Dikirim Links dengan pengait kata (tags) pada Sele46e04beTue, 15 Apr 2008 11:05:46 +0000 17, 2007 oleh lamudi

Jurnal Pemikiran Islam (PRAMADINA)

Dikirim Links pada Minge27e12beSun, 23 Dec 2007 08:23:27 +0000 17, 2007 oleh lamudi

Tipologi dan Wacana Pemikiran Arab Kontemporer (4/4)

OlehLa Mudi salam perjuangan………!!! 

C. Peran dan Posisi Filsafat

Tampaknya gerakan kebangkitan filsafat dalam diskursus intelektual Arab kontemporer (dan juga modern) berada pada margin pembahasan. Padahal topik yang satu ini begitu penting porsinya dalam mengilhami isu-isu intelektual dan ilmiah dalam keseluruhan wacana Arab kontemporer. Bisa dipastikan hampir seluruh pemikir modern Arab yang mempunyai ide-ide cemerlang berlatar belakang akademis filsafat yang kuat, lihatlah Rifa’ah Tahtawi dan Mushthafa ‘Abd al-Raziq di masa awal kebangkitan Arab, dan pada era sekarang Hassan Hanafi, Mohammed Arkoun dan Mohammed Abid Jabiri, semuanya jebolan fakultas filsafat. Kalau kemudian filsafat begitu dianaktirikan atau tidak menjadi mainstream seperti pada masa kejayaan bangsa Arab dulu itu disebabkan banyak faktor. Di antaranya, tradisi filsafat dalam dunia Islam –setelah mengalami pertarungan panjang dengan otoritas agama– mengalami stagnasi yang serius. Sudah lumrah diketahui bahwa dalam masa yang lumayan panjang, tradisi filsafat tidak lagi diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan Islam. Bahkan di banyak tempat, filsafat diharamkan untuk dipelajari. Implikasi dari pengharaman itu, menjadikan berkurangnya konsumen filsafat. Tidaklah heran kalau kemudian mereka yang kembali dari belajar filsafat di Barat lebih senang untuk memprioritaskan pembahasan-pembahasan yang lebih empiris yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan.

Bagaimanapun, itu tidak berarti tradisi filsafat dalam diskursus intelektual Arab kontemporer menjadi tidak penting. Usaha-usaha menghidupkan kembali tradisi filsafat telah dilakukan sejak kurang dari satu abad setelah kembalinya Tahtawi dari Paris. Dimulai oleh Mushthafa ‘Abd al-Raziq (1885-1946) –kakak kandung ‘Ali ‘Abd al-Raziq– dengan usaha gigihnya menghidupkan kembali tradisi filsafat Islam, kemudian Yusuf Karam (w.1955) yang seluruh hidupnya dicurahkan untuk mengenalkan filsafat Barat modern ke dalam masyarakat Arab. Lewat kedua tokoh ini tradisi filsafat kemudian berkembang dan hidup kembali meski tidak secemerlang era kejayaan Arab dulu. Munculnya sikap positif dan akomodatif terhadap tradisi filsafat (filsafat Islam khususnya), baik dari individu masyarakat atau penguasa-penguasa Arab, didorong oleh beberapa faktor, diantaranya, adanya slogan dan kampanye untuk menghidupkan kembali tradisi dan nilai-nilai budaya Arab klasik, di mana pencapaian filsafat merupakan elemen penting dalam budaya tersebut. Disamping itu, sejalan dengan spirit modernisme yang sedang digemborkan di negeri-negeri Arab, aspek rasionalitas merupakan bagian penting dari modernitas. Usaha untuk mencari contoh dari tradisi sendiri yang memuat pesan rasionalitas hanya dapat dijumpai dalam tradisi filsafat, seperti yang pernah dicontohkan oleh al-Kindi, al-Farabi, Ibn Sina dan Ibn Rusyd. Faktor lain adalah adanya kontak baik secara langsung ataupun tidak dengan peradaban Barat modern. Orang-orang Arab sekarang selalu menyamakan posisi mereka dengan zaman kejayaan mereka dulu, ketika mereka berinteraksi dengan peradaban dan pencapaian Yunani. Terlebih kini, ketika mereka –sadar atau tidak–dikejutkan oleh banyaknya studi tentang filsafat Islam yang dilakukan oleh orang Barat. Hal ini, untuk selanjutnya menjadi cambuk untuk mereka untuk mengkaji sendiri tradisi dan warisan intelektual mereka, karena seharusnya merekalah yang lebih mengetahui tradisi sendiri.

Usaha-usaha menghidupkan kembali tradisi filsafat dalam masyarakat Arab modern dilakukan dengan berbagai cara. Dr. Syukri Najjar memberikan tiga jenis model yang ditempuh oleh para penulis dan sarjana Arab modern dalam usaha mereka menghidupkan kembali tradisi filsafat di dunia Arab:93 pertama, usaha menghidupkan filsafat Islam klasik lewat penyuntingan (tahqiq) buku-buku filsafat yang ditulis oleh para filsuf Muslim klasik. Kemudian memberikan kajian singkat dan mendalam tentang karya-karya tersebut. Jika diperlukan, menterjemahkannya kedalam bahasa-bahasa asing –bahasa Inggris terutama. Kedua, memperkenalkan filsafat Barat modern lewat penterjemahan karya-karya filsuf Barat ke dalam bahasa Arab, serta mengusahakan kajian dan studi-studi detail atas karya-karya tersebut. Ketiga, menulis dan menciptakan sendiri isyu-isyu filsafat yang berhubungan dengan realitas kontemporer ataupun sebagai reaksi dari isyu-isyu filsafat yang sudah ada.

Lewat ketiga model tersebut, tradisi filsafat dalam dunia Arab modern terus berkembang. Model pertama misalnya, banyak dilakukan oleh para mahasiswa Arab yang sedang merampungkan program pasca-sarjana mereka, baik sebagai persyaratan untuk merampungkan program MA (sebagai tesis) atau Ph.D. (sebagai disertasi). Beberapa institusi ilmiah baik swasta maupun milik pemerintah juga turut ambil bagian dalam menghidupkan warisan filsafat Islam. Al-Amiriyah contohnya, sebuah penerbitan di Cairo-Mesir yang bekerjasama dengan kementerian kebudayaan, di bawah pengawasan Dr. Ibrahim Madkour, telah mengerjakan karya besar Ibn Sina, al-Syifa. Secara perorangan, usaha-usaha menghidupkan tradisi intelektual Islam dengan gairah terus dilakukan, contohnya Abu al-A’la Afifi telah mengkhususkan dirinya dalam bidang kajian pemikiran Ibn’Arabi, Musthafa Hilmi dan ‘Abd al-Halim Mahmud dalam bidang kajian tasawuf, Muhammad al-Bahi dan Abu Riddah mendalami tradisi ilmu kalam, dan Albert Nadir secara khusus mendalami teologi spekulatif Mu’tazilah. Jamil Shaliba, F. Anawati dan Fuad al-Ahwani adalah para eksponen dalam studi tentang Ibn Sina. Farid Jabr dan Sulayman Dunya adalah ahli-ahli dalam Abu Hamid al-Ghazali. M.Yusuf Musa, Amirah Mathar dan Mahmud Qasim ahli tentang Ibn Rusyd, dan Abd Rahman Badawi ahli tentang pengaruh Yunani terhadap filsafat Islam.

Yang menyangkut usaha pengenalan filsafat Barat modern, telah dilakukan oleh sarjana-sarjana seperti Usman Amin (Descartes), Najib Baladi (Berkeley), Fuad Zakariya (Spinoza), Zaki Najib Mahmud (Russel), Abd Rahman Badawi (Eksistensialisme), dan Adel Daher (filsafat Anglo-Saxon). Buku-buku tematis tentang isyu-isyu filsafat tidak kalah banyaknya, seperti studi tentang problem “kebebasan” (freedom), “manusia” (man), “penciptaan” (creation) dan sejenisnya telah ditulis secara serius oleh Zakariya Ibrahim dan problem tentang moral dan etika secara luas dibahas oleh Dr. Adel Daher.

Dari penulisan secara deskriptif, para filsuf Arab modern berusaha menciptakan madzhab-madzhab dan kelompok pemikiran sendiri. Tidak hanya kritis terhadap pencapaian filsafat baik Islam maupun Barat, mereka mulai membangun aliran filsafat baru, meski basis metafisisnya masih belum bisa dipisahkan dari kedua sistem tersebut. Kelompok pertama yang muncul di panggung intelektualisme Arab modern adalah pemikiran filsafat yang beraliran materialisme (ittijah maddi). Dimotori oleh dua filsuf Kristen Arab; Shibli Shumayl dan Farah Antun. Shibli Shumayl dikenal dengan usahanya mengembangkan teori evolusi Darwin, karena itu ia kondang dengan sebutan Darwinnya Arab. Teori filsafatnya berangkat dari pandangan dunianya tentang alam. Menurutnya, alam adalah gabungan dari materi (maddah) dan energi (quwwah), sedangkan materi sendiri merupakan satu tahapan kondisi energi. Materialisme kosmik membawa kepada prinsip penyatuan alam yang pada gilirannya, prinsip ini mengubah materi dan energinya kepada satu kesatuan; benda, tumbuhan, hewan, manusia, atau apa saja. Semuanya adalah satu substansi yang berbeda fenomenanya.94 Keyakinan Shumayl akan materi mendorongnya untuk mengesampingkan agama. Sebagai gantinya, ia percaya seratus persen akan keabsolutan sains, dan ia menulis;

Agama manusia yang agung adalah sains. Kelebihannya dari agama-agama lain adalah bahwa sains mengajarkan manusia apa yang diajarkan agama, tetapi lebih dari itu, sains tidak pernah memberi larangan pada manusia atau aturan-aturan yang membelenggu kebebasan manusia. Agama yang benar adalah sains yang benar.95

Kelompok kedua adalah aliran rasionalisme (ittijah ‘aqli), biasa dikaitkan kepada Muhammad ‘Abduh dan Farid Wajdi. Kedua tokoh reformer itu menyeru akan kebebasan akal. Meskipun keduanya selalu dikaitkan dengan madzhab neo-rasionalisme dalam filsafat Arab modern, mereka lebih akrab dikenal sebagai pemikir sosial atau “reformer” ketimbang “filsuf”. ‘Abduh tidak mempunyai karya tulis khusus tentang filsafat rasionalismenya, tetapi secara keseluruhan, ‘Abduh adalah seorang rasionalis.

Rasionalis Arab dengan artian filosofis yang sesungguhnya adalah Yusuf Karam. Ia banyak menulis tentang terra-terra rasionalisme filsafat seperti al-Aql wa al-Wujud (Akal dan Wujud) dan al-Thabi’ah wa ma ba’da Thabi’ah (Fisika dan Metafisika). Dalam dua karyanya ini, Karam mencoba membuktikan bahwa manusia mempunyai daya rasional yang dapat menangkap makna-makna abstrak, dan dari makna-makna itu tersusun hukum-hukum dan aturan-aturan yang dengannya persoalan-persoalan metafisis dapat dipahami secara sistematis. Lewat metode rasionalisme, masalah-masalah supra-natural didiskusikan, seperti tentang problem esensi, substansi, eksistensi Tuhan, dan lain-lain.96 Di sini, tampak Yusuf Karam ingin menghidupkan rasionalisme Ibn Sina, Ibn Rusyd dan para filsuf Muslim Aristotelian lainnya. Tentu, dengan begini tidak ada yang baru dari madzhab neo-rasionalisme. Yang baru adalah justru sikap untuk kembali kepada spirit filsafat klasik dan penolakan terhadap filsafat materialisme modern.

Kelompok ketiga adalah aliran filsafat spiritualisme (ittijah ruhi). Dalam dunia intelektualisme Muslim klasik, kelompok ini sejajar dengan kaum Sufi dan “pemabuk-pemabuk Tuhan”. Dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran para mistikus Muslim seperti al-Ghazali, Ibn ‘Arabi dan Rumi dengan pengaruh yang cukup intens dari Plato, Kant dan Bergson. Aliran filsafat ini telah membangun madzhab filsafat baru dengan nama baru; Akkad mendirikan Wijdaniyah, Rene Habsyi membangun Syahsyaniyah, Usman Amin menciptakan Jawwaniyah dan Zaki al-Arsuazi memprakarsai al-Rahmaniyyah. Akkad dengan Wijdaniyah-nya berpendapat bahwa hakekat alam semesta tidak mungkin dapat dipersepsi kecuali dengan intuisi (wijdan). Intuisi menurut Akkad adalah kesadaran kosmik (wa’y al-kawni) yang serupa dengan ilham, ia lebih tinggi dari persepsi indera dan akal.97 Syahsyaniyah Habsyi lebih diilhami oleh mistik Barat modern. Seperti diakuinya, ia dipengaruhi oleh Bergson, Rafson, Heidegger, Kierkegaard dan Gabriel Marcel. Syahsyaniyah, menurut Habsyi, adalah madzhab filsafat yang hendak menyatukan filsafat klasik dengan filsafat modern, yaitu dengan cara mengembalikan modernitas kepada masa lalu melewati filsafat abad tengah hingga filsafat Yunani. Usman Amin menamakan madzhab filsafatnya “Jawwaniyah”. Istilah Jawwaniyah diambil dari bahasa Arab klasik yang kini banyak digunakan dalam bahasa amiyah, yaitu kata “jawwa” (di dalam) sebagai lawan kata “barra” (di luar). Jawwaniyah dalam konsepsi Amin artinya esoterisme, yaitu aliran yang memandang kekuatan alam yang sebenarnya adalah kekuatan spirit (al-ruh). Amin ingin mentransendensikan seluruh materi lewat kontemplasi spiritual demi mencapai kebebasan jiwa-karena kebebasan yang sebenarnya adalah kebebasan spirit. Dalam membangun filsafatnya ini, Amin banyak dipengaruhi oleh Descartes dan Bergson, terutama yang menyangkut perbedaan ruh dan badan.98 Al-Rahmaniyah Zaki al-Arsuazi diilhami oleh ide korelasi antara hamba dengan Tuhannya. Istilah “al-Rahmaniyah” berasal dari akar kata R-H-M yang merujuk kepada dua makna; pertama, Rahman sebagai pencipta, dan yang kedua rahim, di mana janin ciptaan pertama kali ditempatkan. Hubungan antara Rahman dan rahim adalah hubungan kesinambungan dan saling melengkapi dan menyem-purnakan. Hamba tanpa Tuhan adalah mustahil, dan Tuhan tanpa hamba tidak akan diketahui wujud-Nya.

Di samping madzhab-madzhab dan aliran-aliran filsafat yang disebutkan di atas, ada banyak lagi kelompok lain yang kebanyakan berafiliasi kepada sistem filsafat Barat modern. Yusuf Murad misalnya, mencoba membangun sistem filsafat yang berlandaskan penggabungan psikologi (psychology) dengan fisikologi (physicology) seperti yang dikembangkan di Barat. Ia menamakan filsafatnya dengan aliran al-takammuli (perfectionism). ‘Abd al-Rahman Badawi dikenal sebagai eksistensialis Arab nomor wahid, tulisan-tulisannya berkisar sekitar etika eksistensialisme seperti yang dikembangkan oleh Gabriel Marcel dan Sartre. Nama-nama lain yang turut memberikan kontribusi dalam menghidupkan tradisi filsafat di dunia Arab modern adalah Ya’qub Sharruf, Majid Fakhri, Zaki Najib Mahmud, Ma’an Ziyadeh, Sulayman Dunya, Muhsin Mahdi dan seorang wanita, Dr. Amirah Mathar.

D. Penutup

Wacana pemikiran Arab kontemporer telah berjalan lebih dari dua dekade, dengan berbagai corak aliran pemikiran yang mewarnainya. jika melihat perkembangan dan pasang-surutnya, ada beberapa nuktah dan kesimpulan yang dapat ditarik: Pertama, tipologi pemikiran seperti yang dikategorikan dalam tulisan ini, sedikit banyak telah mengalami pergeseran. Hal tersebut diakibatkan adanya dialog dan interaksi antara pemikir yang mewakili setiap tipologi tersebut. Kendati demikian, tipologi itu masih relevan untuk mengukur sikap intelektual setiap pemikir Arab, terutama yang berhubungan dengan isyu tradisi dan modernitas (al-turats wa al-hadatsah). Tipologi tersebut berdasarkan kategorisasi ide (idea based categorization) dan bukan berdasarkan kategorisasi peran sosial-politik (social political based categorization). Itu artinya, tidak semua pemikir atau intelektual Arab yang dimasukkan dalam satu tipologi adalah secara ketat tidak bisa keluar dari kerangka tipologis berpikimya.

Kedua, persoalan besar yang dihadapi intelektual Arab masih berkisar soal penentuan sikap budaya kepada dua isyu besar: tradisi dan modernitas. Dan perbedaan pengambilan sikap terhadap dua isyu tersebut yang menyebabkan terjadinya fragmentasi isyu dan juga tipe pemikiran di kalangan pemikir Arab. Latar belakang pendidikan tetap merupakan faktor penting dalam membentuk para pemikir tersebut mengartikulasikan gagasan-gagasan pembaharuan mereka.

Ketiga, seiring dengan semakin banyaknya kaum terpelajar lulusan luar negeri (Barat), model artikulatif yang diterapkan oleh para pemikir itu pun mengalami perkembangan, seperti yang dapat kita lihat pada pemikir asal Maghribi yang menggunakan metode yang dikembangkan oleh gerakan strukturalis di Eropa. Usaha untuk memahami sosio-budaya Arab pun bukan hanya ditempuh lewat perspektif subjektif (al-ana), tapi juga lewat perspektif orang lain (al-akhar). Menurut para pemikir itu, perspektif seperti ini penting, bukan hanya untuk perbandingan, tapi juga untuk mencari solusi yang terbaik untuk komunitas bangsa Arab.

Keempat, di luar kategorisasi tipologis yang hanya peduli dengan tema-tema tradisi dan modernitas, ada beberapa pemikir atau sarjana yang kepeduliannya lebih pada persoalan-persoalan yang bersifat murni akademis (filsafat). Para pemikir jenis ini menganggap letak kegemilangan peradaban bangsa Arab adalah pada pencapaian ilmiahnya, dan filsafat merupakan inti dari itu semua. Karena itu, concern terhadap warisan filsafat merupakan kunci utama untuk memasuki kegemilangan tersebut.

   

CARA MENGUBAH URL CHANNEL

Dikirim Tak Berkategori dengan pengait kata (tags), pada Sele36e12beTue, 18 Dec 2007 05:50:36 +0000 17, 2007 oleh lamudi

Services #unima - Universitas Negeri Manado
NickServAGE
Tujuan : Menukar/menentukan umur anda.
Cara Penggunaan: /uprop age nombor
Contoh : /uprop age 30
Menggantikan : Tiada

AIM
Tujuan : Menukar/menetukan alamat aim anda.
Cara Penggunaan: /uprop aim (alamat aim anda)
Contoh : /uprop aim ^TampaN^
Menggantikan : /ns set imaddress aim (alamat aim anda)

AUTHBUDDY
Tujuan : Membenarkan anda pilih untuk menerima atau tidak atau
langsung tidak menerima anda diletakkan sebagai buddy.
Cara Penggunaan: /uprop authbuddy authorize/decline
Contoh : /uprop authbuddy authorize
Menggantikan : /ns set authorize buddy on/off
Menggantikan : /ns set authorize autodecline buddy on/off

AUTHCHAN
Tujuan : Membenarkan anda menerima, pilih untuk menerima atau tidak ,
atau langsung tidak menerima.
Cara Penggunaan: /uprop authchan allow/authorize/decline/
Contoh : /uprop authchan authorize
Menggantikan : /ns set authorize chanlists on/off
Menggantikan : /ns set authorize autodecline chanlists on/off

AUTOPLOG

Tujuan : Membenarkan server menyimpan log peribadi anda.
Cara Penggunaan: /uprop autoplog on/off
Contoh : /uprop autoplog on
Menggantikan : Tiada
* Masih belum boleh digunakan. Tolong biarkan dalam keadaan off

CONNECTTIME
Tujuan : Menunjukkan waktu nick log masuk.
Cara Penggunaan: Tidak boleh ditukar menggunakan uprop
Contoh : Tiada
Menggantikan : Tiada

CONTENT
Tujuan : Ini boleh mengelakkan anda dari memasuki channel yang
mempunyai tahap yang lebih tinggi dari tahap anda.
Cara Penggunaan: /uprop content G/PG/MA LVS
(LVS adalah pilihan dan ia melarang lebih dari membenarkan)
Contoh : /uprop content PG V
Menggantikan : Tiada

EMAIL
Tujuan : Menukar e-mel nick anda.
Cara Penggunaan: /uprop email e-mel anda
Contoh : /uprop emailanton_unima@yahoo.com
Menggantikan : /ns set email (alamat e-mel anda)
*Anda mesti mengesahkan penukaran ini. Code yang pertama akan
dihantar ke e-mel lama anda, dan anda akan menerima code kedua pada
e-mel baru anda.

FTRANSFER
Tujuan : Memilih samaada pengguna lain dapat memberikan channel
mereka kepada anda, atau sebagai contoh anda adalah mgr dan anda akan
menggantikan tempat sebagai founder channel tersebut apabila nick
founder tersebut drop.
Cara Penggunaan: /uprop ftransfer on/off
Contoh : /uprop ftransfer on
Menggantikan : /ns set ftransfer on/off

GUID
Tujuan : Code unik ini terjadi apabila anda log masuk server. Saya
percaya ia dapat membantu server mengenal pasti anda.
Cara Penggunaan: Tidak boleh ditukar menggunakan uprop
Contoh : Tiada
Menggantikan : Tiada

ICQ
Tujuan : Menukar alamat ICQ anda.
Cara Penggunaan: /uprop icq (alamat icq anda)
Contoh : /uprop icq Hasnor1101
Menggantikan : /ns set imaddress icq (alamat icq anda)

LANGUAGE
Tujuan : Menukarkan bahasa pengunaan didalam whois anda.
Cara Penggunaan: /uprop language (iso kod)
Contoh : /uprop language en
Menggantikan : Tiada

LUID
Tujuan : Nombor unik ini adalah berkaitan dengan nick register anda.
Pada masa hadapan ia akan menjadi sangat penting dan akan lebih
berguna.
Cara Penggunaan: Tidak boleh ditukar menggunakan uprop
Contoh : Tiada
Menggantikan : Tiada

MAILBLOCK
Tujuan: Membenarkan helpop atau oper daripada memperbaharui kata
laluan nick anda.
Cara Penggunaan: /uprop mailblock on/off
Contoh: /uprop mailbock off
Menggantikan: /ns set mailblock on/off
*Dicadangkan off

MFORWARD
Tujuan : Menghantar salinan dari memo anda kepada e-mel nick anda.
Cara Penggunaan: /uprop mforward on/email/off
Contoh : /uprop mforward on
Menggantikan : /ns set mforward email/off
*On dan e-mel adalah sama.

MRECEIPTS
Tujuan : Memberitahu anda apabila seseorang membaca memo yang
dihantar oleh anda.
Cara Penggunaan: /uprop mreceipts on/off
Contoh : /uprop mreceipts on
Menggantikan : /ns set mreceipts on/off

MSN
Tujuan : Menukar alamat MSN anda.
Cara Penggunaan: /uprop msn (alamat msn anda)
Contoh : /uprop msn hasnor@hotmail.com
Menggantikan : /ns set imaddress msn (alamat msn anda)

NAME
Tujuan : Menukarkan nama anda pada pengguna java.
Cara Penggunaan: /uprop name nama-anda
Contoh : /uprop name Hasnor
Menggantikan : Tiada

NICKTIME
Tujuan : Ini adalah masa terakhir anda menukar nick.
Cara Penggunaan: Tidak boleh ditukar menggunakan uprop
Contoh : Tiada
Menggantikan : Tiada

NOMEMO
Tujuan : Mengelak dari menerima memo
Cara Penggunaan: /uprop nomemo on/off
Contoh : /uprop nomemo on
Menggantikan : /ns set nomemo on/off

NOOP
Tujuan : Mengelakkan anda secara auto menjadi voice atau op pada
channel yang anda mempunyai access.
Cara Penggunaan: /uprop noop on/off
Contoh : /uprop noop on
Menggantikan : /ns set noop on/off
*On bermakna anda tidak akan divoice atau op secara automatik, off
bermakna anda akan di voice atau op secara automatik.

OPT
Tujuan : Mengelak dari menerima e-mel yang berkaitan dengan unitedchat.
Cara Penggunaan: /uprop opt in/out
In membenarkan anda menerima e-mel, out mengelak dari menerima e-mel.
Contoh : /uprop opt out
Menggantikan : /ns set opt in/out

PMREPTRACK

Tujuan : menghalang anda dari menerima pm yang sama. Reset setiap 60 saat.
Cara Penggunaan: /uprop pmreptrack Nombor
Contoh : /uprop pmreptrack 2
Menggantikan : Tiada

REALNAME

Tujuan : Menukar fullname mirc anda pada bila-bila masa.
Cara Penggunaan: /uprop realname nama
Contoh : /uprop realname Hasnor
Menggantikan : Tiada

REGISTEREDTIME
Tujuan : Menunjukkan waktu sesuatu nick di register.
Cara Penggunaan: Tidak boleh ditukar menggunakan uprop
Contoh : Tiada
Menggantikan : Tiada

SHOWAGE
Tujuan : Membenarkan Pengguna lain melihat umur anda.
Cara Penggunaan: /uprop showage on/off
Contoh : /uprop showage on
Menggantikan : Tiada
*Masih belum boleh digunakan.

SHOWEMAIL

Tujuan : Membenarkan pengguna lain melihat e-mel anda.
Cara Penggunaan: /uprop showemail on/off
Contoh : /uprop showemail off
Menggantikan : /ns set showemail on/off
*Dicadangkan off

THEME
Tujuan : Menukar tema untuk pengguna java.
Cara Penggunaan: /uprop theme tema-anda
Contoh : /uprop theme
Menggantikan : Tiada

URL
Tujuan : Menukar kan url nick anda.
Cara Penggunaan: /uprop url url anda
Contoh : /uprop url www.europechat.org
Menggantikan : /ns set url url anda

YAHOO
Tujuan : Menukarkan alamat Yahoo anda.
Cara Penggunaan: /uprop yahoo (alamat yahoo anda)
Contoh : /uprop yahoo hasnor
Menggantikan : /ns set imaddress (alamat yahoo anda)

Aset-aset Untuk Channel
Format: /prop #channel property value

AGECHECK

Tujuan : Pengguna yang hendak memasuki channel tersebut handaklah
memastikan umur mereka lebih tinggi dari tahap yang di setkan oleh
channel tersebut. Jikalau pengguna yang umurnya lebih rendah tidak
sama sekali dapat memasuki channel tersebut.
Cara Penggunaan: /prop #channel agecheck on/off
Contoh : /prop #unima agecheck on
Menggantikan : /cs set #channel agecheck on/off

unima
Tujuan : Semua Pengguna yang memasuki channel tersebut akan di voice
kan oleh ChanServ.
Cara Penggunaan: /prop #channel autovoice on/off
Contoh : /prop #unima autovoice on
Menggantikan : /cs set #channel autovop on/off

CREATION
Tujuan : Menunjukkan waktu channel tersebut di buat. Bermaksud
apabila channel tersebut kosong buat kali terakhir dan seseorang
memasuki channel tersebut. Ia tidak sama dengan bila sesebuah channel
di register.
Cara Penggunaan: Tidak boleh ditukar menggunakan prop
Contoh : Tiada
Menggantikan : Tiada

DESC
Tujuan : Menukar Penerangan Channel.
Cara Penggunaan: /prop #channel desc description
Contoh : /prop #unima desc Official Help Channel
Menggantikan : /cs set #channel desc description

FOUNDER
Tujuan : Menggantikan Founder Channel.
Cara Penggunaan: /prop #channel (Nick Founder Yang Baru)
Contoh : /prop #unima founder Hasnor
Menggantikan : /transfer #channel nick

JOINMUTE
Tujuan : Menghalang Pengguna untuk bercakap selagi pengguna tersebut
memasuki channel.
Cara Penggunaan: /prop #channel joinmute Saat
Contoh : /prop #unima joinmute 5
Menggantikan : Tiada

JOINSPERSEC
Tujuan : Memastikan hanya beberapa pengguna boleh memasuki channel
dalam waktu(saat) yang di tentukan.
Cara Penggunaan: /prop #channel joinspersec nombor
Contoh : /prop #unima joinspersec 5
Menggantikan : Tiada

KEY
Tujuan : Memastikan hanya pengguna yang mempunyai key sahaja boleh
memasuki channel tersebut, pengguna yang tiada key tersebut tidak
dapat memasuki channel.
Cara Penggunaan: /prop #channel key key/off
(off bermakna tidak memerlukan key)
Contoh : /prop #unima key z0930zmeah3
Contoh : /prop #unima key off
Menggantikan : /mode #channel +k key

LANGUAGE
Tujuan : Menukarkan bahasa pengunaan untuk Channel anda.
Cara Penggunaan: /prop #channel language iso code
Contoh : /prop #unima language en
Menggantikan : Tiada

LASTJOIN
Tujuan : Menunjukkan waktu pengguna kali terterakhir memasuki channel.
Cara Penggunaan: Tidak boleh ditukar menggunakan prop
Contoh : Tiada
Menggantikan : Tiada

LIMIT
Tujuan : Menukar limit pengguna dalam sesebuah channel.
Cara Penggunaan: /prop #channel limit nombor/off
Contoh : /prop #unima 30
Menggantikan : /mode #channel +l nombor

MEMOLEVEL
Tujuan :
Cara Penggunaan: /prop #channel memolevel uop/vop/aop/sop/mgr
Contoh : /prop #unima memolevel uop
Menggantikan : /cs set #channel memolevel uop/vop/aop/sop/mgr

MODELOCK
Tujuan : Menukar mlock.
Cara Penggunaan: /prop #channel modelock modes
Contoh : /prop #unima modelock +nrt-z
Menggantikan : /cs set #channel mlock modes

OPGUARD

Tujuan : Cuma aop dan ke atas boleh di op (+o).
Cara Penggunaan: /prop #channel opguard on/off
Contoh : /prop #unima opguard on
Menggantikan : /cs set #channel opguard on/off

PEAKUSERS
Tujuan : Cuma menunjukkan jumlah pengguna tertinggi di dalam channel
sejak ia dibuka.
Cara Penggunaan: Tidak boleh ditukar menggunakan prop
Contoh : Tiada
Menggantikan : Tiada

POLICY
Tujuan : Membenarkan pengguna meletakkan diri mereka sendiri sebagai
uop di dalam channel.
Cara Penggunaan: /prop #channel policy open/closed atau normal
Contoh : /prop #unima policy open
Menggantikan : /cs set #channel policy open/closed

RATING
Tujuan : Meletakkan tahap bagi sesebuah channel.
Cara Penggunaan: /prop #channel rating G/PG/MA L/V/S
(LVS juga adalah pilihan)
Contoh : /prop #unima rating G L
Menggantikan : Tiada

REJOINTRACK
Tujuan : Pengguna channel tersebut perlu menunggu beberapa saat untuk
memasuki channel sepas keluar dari channel tersebut.
Cara Penggunaan: /prop #channel rejointrack Saat
Contoh : /prop #unima rejointrack 5
Menggantikan : Tiada

RESTRICT
Tujuan : Cuma membenar kan pengguna yang mempunyai access sahaja
memasuki channel tersebut.
Cara Penggunaan: /prop #channel restrict on/off
Contoh : /prop #unima restrict on
Menggantikan : /cs set #channel restrict on/off

THEME
Tujuan : Menukar tema untuk pengguna java.
Cara Penggunaan: /prop #channel theme Tema-anda
Contoh : /prop #channel theme
Menggantikan : Tiada

TOPIC
Tujuan : Menukar topic sesebuah channel.
Cara Penggunaan: /prop #channel topic (topic anda)
Contoh : /prop #unima topic Welcome to #unima
Menggantikan : /topic #channel topic

TOPICBY
Tujuan : Menunjukkan siapa yang terakhir menukar topic tersebut.
Cara Penggunaan: Tidak boleh ditukar menggunakan prop
Contoh : Tiada
Menggantikan : Tiada

TOPICLOCK
Tujuan : Memastikan hanya orang yang mempunyai access tersebut sahaja
dapat menukar topic mereka, yang mempunyai access yang lebih rendah
tidak dapat menukar topic tersebut.
Cara Penggunaan: /prop #channel topiclock aop/sop/mgr atau founder
Contoh : /prop #unima topiclock sop
Menggantikan : /cs set #channel topiclock aop/sop/ mgr atau founder

TOPICTIME
Tujuan : Menunjukkan waktu terakhir topic ditukar.
Cara Penggunaan: Tidak boleh ditukar menggunakan prop
Contoh : Tiada
Menggantikan : Tiada

TYPE
Tujuan : Menunjukkan Samaada channel diregister atau tidak.
Cara Penggunaan: Tidak boleh ditukar menggunakan prop
Contoh : Tiada
Menggantikan : Tiada

URL
Tujuan : Menukarkan URL untuk channel.
Cara Penggunaan: /prop #channel url (url anda)
Contoh : /prop #unima url http://www.lamudi.wordpress.com
Menggantikan : /cs set #channel url (url anda)

USERMSGSPERSEC

Tujuan : Pengguna cuma boleh menaip beberapa msg setiap saat.
Cara Penggunaan: /prop #channel usermsgspersec Saat
Contoh : /prop #unima usermsgspersec 2
Menggantikan : Tiada

USERSPERIP
Tujuan : Menghadkan pengguna pada 1 ip atau ip yang sama.
Cara Penggunaan: /prop #channel usersperip number
Contoh : /prop #unima usersperip 3
Menggantikan : Tiada

A) Server Side Command Untuk Nick

ACCESS
Tujuan : Lists all the channel access you have
Cara Penggunaan: /access
Cara Penggunaan: /access nick
Contoh : /access
Contoh : /access Hasnor
Menggantikan : /ns listchans and /cs why #channel nick
*Anda mesti “identify” nick untuk melihat access/pangkat pada nick tersebut.

ATTACH
Tujuan : Digunakan Untuk Mendaftar nick
Cara Penggunaan: /attach (kata laluan) (alamat e-mail)
Contoh : /attach lkfl343092klvzm hasnor@helpchannel.info
Menggantikan : /ns register (kata laluan) (alamat e-mail) and /cs
attach #channel description

AUTH
Tujuan : Menunjukkan permintaan untuk meletakkan anda sebagai salah
seorang pemegang access dalam sesebuah channel atau meletakkan anda
sebagai buddy untuk nick anda.
Cara Penggunaan: /auth accept/approve nombor
Cara Penggunaan: /auth decline/reject nombor
Cara Penggunaan: /list
Cara Penggunaan: /auth read/view
Contoh : /auth accept 1
Contoh : /auth decline 1
Contoh : /auth list
Contoh : /auth read 1
Menggantikan : /ns auth /cs auth #channel
* accept dan approve adalah sama.
* Read dan view adalah sama.
* Decline dan reject adalah sama.

BUDDY
Tujuan : Digunakan untuk meletak, membuang dan melihat buddy anda.
Cara Penggunaan: /buddy add/delete/list nick
Contoh : /buddy add Hasnor
Menggantikan : /ns buddy

DETACH
Tujuan : “Drop”kan nick anda, ini akan membuatkan nick anda tidak
lagi didaftar.
Cara Penggunaan: /detach nick
Contoh : /detach Hasnor
Menggantikan : /ns drop nick and /cs drop #channel
*Anda mesti mengesahkan selepas menggunakan arahan ini.

IDENTIFY
Tujuan : Ini “identify” untuk nick/luid anda.
Cara Penggunaan: /IDENTIFY nick/luid kata laluan
Contoh : /identify Hasnor kata laluan
Menggantikan : /ns identify nick kata laluan

INFO
Tujuan : Menunjukkan sedikit maklumat mengenai nick anda
Cara Penggunaan: /info nick
Contoh : /info Hasnor
Menggantikan : /ns info nick and /cs info #channel

NICK
Tujuan : Ini berkesan sama seperti “sidentify”. Nick anda akan
bertukar kepada nickname anda dan di”identify” dalam masa yang sama.
ini juga mengetepikan masaalah erroneous nick name.
Cara Penggunaan: /nick nick kata laluan
Contoh : /nick Hasnor kata laluan
Menggantikan : /ns sidentify nick kata laluan

SILENCE
Tujuan : Menghalang mesej persendirian dari pengguna lain.
Cara Penggunaan: /silence
Cara Penggunaan: /silence nick/mask
Cara Penggunaan: /silence –nick/mask
Contoh : /silence Hasnor
Contoh : /silence –*!*@*.aol.com
Menggantikan : Masih sama
* – akan membuang, jika ada.Menulis /silence sahaja akan menunjukkan
anda tatapannya.

B) Server Side Command untuk Channel

ACCESS
Tujuan : Digunakan untuk melihat access seseorang pengguna didalam channel.
Cara Penggunaan: /access nick #channel
Contoh: /access Hasnor #unima
Replaces: /ns listchans, /cs why #channel nick, /cs acc #channel nick
Menggantikan : /ns listchans, /cs why #channel nick, /cs acc #channel nick
*Anda mesti identify untuk menggunakan arahan ini.

ACL
Tujuan : Digunakan untuk memberikan atau membuang daripada channel
access list
Cara Penggunaan: /acl #channel level add/del/list/wipe/disable/enable nick
Contoh : /acl #unima aop add Hasnor
Contoh : /acl #Help vop list
Menggantikan : /cs uop /cs vop /cs aop /cs sop /cs mgr
*Disable tidak akan membuang access tetapi mereka tidak dapat
menggunakan kuasa bagi access mereka. dalam kata lain mereka tidak
akan dapat “op” diri mereka kembali dan lain lain. Enable akan
mengembalikan kuasa mereka kembali seperti biasa.

AKICK
Tujuan : Digunakan untuk add del atau remove akick. Setiap pengguna
yang diletakkan dalam list akick akan di kick keluar dari channel
oleh chanserv ssecara automatik
Cara Penggunaan: /akick #channel add mask sebab
Cara Penggunaan: /akick #channel del mask
Cara Penggunaan: /akick #channel list/wipe
Contoh : /akick #unima add *!*@*.aol.com Flooders not welcome
Contoh : /akick #unima list
Menggantikan : /cs akick #channel add/del/list/wipe
* cara meletakkan mask bagi akick nick!identd@ip

ATTACH
Tujuan : Digunakan untuk mendaftar channel
Cara Penggunaan: /attach #channel description
Contoh : /attach #unima Official Help Channel
Menggantikan : /ns register password email and /cs attach #channel
description

AUTH
Tujuan : Menunjukkan permintaan untuk meletakkan anda sebagai
pemegang access untuk channel
Cara Penggunaan: /auth #channel list/del/wipe
Contoh : /auth #unima list
Menggantikan : /ns auth and /cs auth #channel

DETACH
Tujuan : “Drop”kan Channel, ini akan membuatkan Channel anda tidak
lagi didaftar
Cara Penggunaan: /detach #channel
Contoh : /detach #unima
Menggantikan : /ns drop nick and /cs drop #channel
*Anda mesti verify selepas menggunakan arahan ini.

INFO
Tujuan : Menunjukkan sedikit maklumat tentang channel
Cara Penggunaan: /cs info #channel
Contoh : /cs info #unima
Menggantikan : /ns info nick and /cs info #channel

INVITE
Tujuan : Digunakan untuk “invite” / menjemput diri anda sendiri masuk
ke channel yang anda ada mempunyai access didalam nya, atau “invite”
/ menjemput pengguna lain untuk masuk ke channel tersebut.
Cara Penggunaan: /invite #channel
Cara Penggunaan: /invite nick #channel
Contoh : /invite #unima
Contoh : /invite ^TampaN^ #unima
Menggantikan : /cs invite #channel

SETPASS
Tujuan : Menukar password nick
Cara Penggunaan: /setpass passwordlama passwordbaru
Contoh : /setpass blackDog342 Ldk343fDkl365t
Menggantikan : /ns set passwd your password
Menggantikan : /uprop password your password

TRANSFER
Tujuan : Memberikan channel tersebut kepada org and makes them the
new founder
Cara Penggunaan: /transfer #channel nick
Contoh : /transfer #unima ^TampaN^
Menggantikan : /cs set #channel founder nick
* memo akan di hantar pada nick yang di letakkan, dan jika mereka
mahu channel tersebut mereka perlu menulis kembali code yang berada
dalam memo mereka. Untuk membatalkan penukaran anda cuma perlu setkan
kembali pada nick anda sendiri , sebelum mereka memasukan code
tersebut.

o/v/u
Tujuan : Membenarkan anda untuk +/- o, v, atau u diri sendiri.
Cara Penggunaan: /mode #channel +/- o/v/u nick
Contoh : /mode #unima +o ^TampaN^
Menggantikan : /cs op #channel /cs voice #channel
*Anda boleh -v atau –u Diri sendiri, tapi buat masa ini anda belum
boleh +o, +v, +u diri sendiri

C) Server Side Commands Untuk Memos

MEMO
Tujuan : Menghantar memo kepada pengguna untuk dibaca
Cara Penggunaan: /memo nick mtopic topic mbody message
Cara Penggunaan: /memo nick message
Cara Penggunaan: /memo #channel mtopic topic mbody message
Cara Penggunaan: /memo #channel message
Cara Penggunaan: /memo #channel mtarget access level,access level
mtopic topic mbody message
Cara Penggunaan: /memo Hasnor hello
Cara Penggunaan: /memo #unima mtarget uop,vop mtopic Meeting mbody
There will be a meeting for uops and vops on Sunday.
Menggantikan : /ms send and /ms sendto
*Topic adalah pilihan dalam memo. jika anda tidak meletakkan mtarget
ia akan dihantar kepada semua pemegang access dalam channel.

READ
Tujuan : Allows you to read your memos
Cara Penggunaan: /read folder number
Cara Penggunaan: /read number
Contoh : /read audit 1
*jika anda tidak memilih folder ia akan secara auto membaca folder
yang anda buka sebelumnya.

FOLDER
Tujuan : Allows you to select your active folder, create new folders,
delete folders or memos, and move memos to other folders.
Cara Penggunaan: /folder list/stat
Cara Penggunaan: /folder del/delete number/folder
Cara Penggunaan: /folder create folder name description
Cara Penggunaan: /folder select folder
Cara Penggunaan: /folder undel number
Cara Penggunaan: /folder move number folder
Contoh : /folder list
Contoh : /folder del 1
Contoh : /folder create Friends Memos from my Friends
Contoh : /folder select system
Contoh : /folder undel 3
Contoh : /folder move 1 system
Menggantikan : kebanyakan dari command ms create, del, select, move,
select, undel

Mode Untuk Channel
Arahan : /mode #channel +/-mode

Cmode A – Auditorium / Dewan (server administrator)
Mode ini dicipta dan digunakan khas apabila terdapat “ACARA” besar
dijalankan, Ia menghalang daripada semua pengguna di flood dengan
“benda” yang tidak penting bergantung kepada kebesaran fail channel,
ia berkesan apabila +m dan biasanya +M. Ia tidak akan menunjukkan
nama hampir semua orang yang tidak boleh “bercakap”; ia akan
menunjukkan lebih kurang 20 dari mereka. Sesiapa yang boleh
“bercakap” akan dapat dilihat nama mereka dalam kotak nick list, dan
lebih kurang 20 pengguna lagi tiada.
Ia cuma akan menunjukkan pengguna yang tidak boleh “bercakap” jika
pengguna yang boleh “bercakap” adalah kurang dari 20 orang, dan ia
akan terus menunjukkan nick pengguna yang tidak boleh “bercakap”
sehingga bilangan pengguna yang boleh “bercakap” cukup 20 orang.
Apabila channel tersebut -A semua pengguna channel akan dapat di
lihat, sama seperti pengguna yang boleh “bercakap” tadi kecuali
sebilangan kecil dari mereka, dalam keadaan begini mereka akan
MASSjoin.
Cmode b – Ban / Diharamkan
Mode ini digunakan untuk meletak dan membuang ban pada channel
Cara: /mode #channel +b mask
Contoh: /mode #unima +b Hasnor!*@*
Cmode c - Prevent Colors / Tidak Membenarkan Warna
Menghalang daripada menggunakan warna pada perkataan yang ditulis.
Cmode d - Nick Change Restriction / Tidak Membenarkan Menukar Nick
Menghalang pengguna dari menukar nick dengan menggunakan command
/nick (nickname baru). Tidak berkesan kepada sesiapa yang mempunyai
+o, +v, or +u dalam channel tersebut.
Cmode e - Prevent CTCPs / Menghalang CTCPs
Akan menghalang pengguna dari menghantar ctcps pada channel
Cmode i - Invite Only / Hanya Jemputan
Akan menghalang pengguna dari masuk ke dalam channel kecuali mereka
dijemput oleh op channel tersebut. Pengguna yang mempunyai access
dalam channel boleh menjemput diri mereka sendiri dengan menggunakan
/invite #channel.
Cmode j - Java Client Override for Cmode k / Client Java yang
mengetepikan Cmode k
Akan membenarkan pengguna java memasuki sesebuah channel tanpa
mengetahui Key channel tersebut jika channel tersebut meletakkan key.

Cmode J - Java Client Override for Cmode R / Client Java yang
mengetepikan Cmode R
Membenarkan pengguna Java mengetepikan Cmode R dimana akan
membenarkan pengguna java memasuki channel yang terdapat Cmode R.
Cmode k – Key / Kata Kunci
Membenarkan anda meletakkan key untuk channel atau didalam channel
yang anda ada access (sekurang-kurangnya AOp). Pengguna perlu
meletakkan “key” / kata kunci untuk memasuki channel tersebut.
Pemegang access untuk channel ini boleh menggunakan command “invite”
untuk menjemput diri mereka masuk.
Cara: /mode #channel +k key
Contoh: /mode #unima +k jk3903
Cmode l – Limit / Had
Membenarkan anda menetapkan jumlah pengguna yang boleh memasuki
channel tersebut. Selepas cukup pengguna yang memasuki channel
tersebut , pengguna lain tidak dapat lagi memasuki channel tersebut
kecuali mereka dijemput oleh channel “op”. Pemegang access dalam
channel tersebut boleh memasiki channel dengan menjemput dirimereka
sendiri.
Cmode L - Language Filtering / Penapis Bahasa
Ia akan menapis “Kata makian” yang disebut di dalam channel. kata-
kata tersebut akan menjadi ****.
Cmode m – Moderated
cuma pengguna yang mempunyai (+v) dan (+o) sahaja yang boleh
“bercakap” didalam channel tersebut. Pengguna lain tidak akan dapat
menulis apa apa.
Cmode M - Moderation Forward (dikhaskan untuk oper sahaja)
Ini akan menghantar Mesej ke channel lain (berkesan apabila +m).
Cmode n - No External Messages / Tiada Mesej Dari Luar
Cmode ini menghalang mesej dari luar dengan menggunakan /MSG command,
dan anda perlu memasuki channel tersebut untuk “bercakap” didalam
channel tersebut.
Cmode N - Moderation Receive (dikhaskan untuk oper sahaja)
Ini akan membuatkan channel tersebut menerima mesej dari channel yang
menggunakan Cmode M.
Cmode o - Channel Operator Status / Status Operator channel
Ini akan mengubah status anda menjadi operator channel, membenarkan
anda menggunakan command kick, ban, invite, dan mengubah mode
channel.
Cmode O - Channel Overflow / Lebih Muatan
Jika “limit” had channel telah cukup, semua pengguna yang masuk akan
dihantar terus masuk ke channel lain. Untuk meletakkan status ini
anda perlulah berada dalam kedua dua channel.
Cara: /mode #channel1 +O #channel2
Contoh: /mode #unima.desk +O #Help
Cmode p – Private / Persendirian
Jika channel anda meletakkan mode +p ia tidak akan tersenarai jika
command digunakan /list , pengguna yang berada dalam channel yang
sama boleh melihat channel tersebut ketika mengunakan command /whois
manakala yang lain tidak.
Cmode r – Registered / Sudah Di daftar
Bermakna channel ini sudah di daftar.
Cmode R - Registered Only / Cuma Yang Mendaftar
Cuma pengguna yang mendaftar nick sahaja boleh memasuki channel ini.
Cmode s – Secret / Rahsia
Jika anda meletakkan mode +s pada channel anda ia tidak akan
tersenarai jika command digunakan /list , pengguna yang berada dalam
channel yang sama boleh melihat channel tersebut ketika mengunakan
command /whois manakala yang lain tidak.
Cmode t – Topic / Tajuk
Cuma “op” dalam channel boleh mengubah tajuk channel tersebut.
Cmode u - Channel User / Pengguna channel
Menjadikan anda pengguna channel (+u), tiada kelebihan istimewa
kecuali diberi oleh ChanServ.
Cmode U – Knock / Ketuk
“op” dalam channel ini akan menerima mesej jika ada pengguna tidak
boleh memasuki channel.
Cmode v – Voice / Suara
Membenarkan pengguna ini bercakap ketika channel diletakkan Cmode +m.
Cmode z - Encrypt Only / Encrypt Sahaja
Cuma pengguna yang menggunakan “connection yang selamat ketika masuk
/ securely connected” akan dibenarkan memasuki channel. Selain dari
itu kesemua yang lain akan di tendang keluar dari channel

User modes / Mode Pengguna
Peringatan:
+mode Untuk meletakkan mode
-mode untuk membuang mode
Command : /umode -/+mode Atau /mode Nick +/-mode

Umode A - Server Administrator (oper only) / Admin Server (dikhaskan
untuk oper sahaja)
Menjadikan anda seorang Admin Server, membenarkan anda menggunakan
command server admin.
Umode a - Services Administrator (oper only) / Admin Perkhidmatan
(dikhaskan untuk oper sahaja)
Menjadikan anda seorang Admin Perkhidmatan, membenarkan anda
menggunakan command services Admin.
Umode b – Chatops (helpop / oper only) / Perbualan Operator(dikhaskan
untuk helpop dan oper sahaja)
Membenarkan anda menerima mesej chatops.
Umode c – Clients (oper only) / Pelanggan (dikhaskan untuk oper sahaja)
Ini akan membenarkan anda melihat pengguna yang connect dan
disconnect dalam server. Ini boleh membuatkan anda flood dengan
banyak infomasi.
Umode d - DCC Override / Mengetepikan Dcc
Ini akan membenarkan anda menghantar dan menerima semua dcc, termasuk
fail .exe.
Umode f - Flood Notices (oper only) / Pemberitahuan Mengenai Flood
(dikhaskan untuk oper sahaja)
Memberitahu jika ada pengguna melepasi had flood dalam server.
Umode g – Globops (helpop / oper only) / Global Operator (dikhaskan
untuk helpop dan oper sahaja)
Membenarkan anda menerima mesej globops.
Umode G – Global notices (helpop / oper only) / Pemberitahuan
Mengenai Global (dikhaskan untuk helpop dan oper sahaja)
Membenarkan anda menerima mesej dari global. Ini akan memberitahu
anda apabila beberapa command oper digunakan, atau infomasi umum
dalam network ini.
Umode h – Helpops (helpop / oper only) / Operator Bantuan (dikhaskan
untuk helpop dan oper sahaja)
+h memberikan status helpop (looks very helpful), anda boleh melihat
notice HelpOps.
Umode i – Invisible / Halimunan (tidak dapat dilihat)
Ini menyembunyikan waktu idle anda, dan menghalang pengguna daripada
melihat nick anda apabila mereka menggunakan /names #channel atau
/who #channel, kecuali pengguna tersebut berada didalam channel yang
sama.
Umode I - No Invites / Tiada Sebarang Jemputan
Menghalang anda dari menerima/menghantar command /invite .
Umode j – Java / Java (pengguna yang connect melalui website)
Mengenalpasti anda sebagai seorang pengguna Java. ini tidak dapat
diletakkan secara manual.
Umode k – Kill Mode (oper only) / Mode “Kill” (dikhaskan untuk oper sahaja)
Membenarkan anda menerima mesej Kill.
Umode L - Language Filtering / Penapis bahasa
Ini akan menghalan anda dari menerima beberapa “perkataan kurang
sopan”, perkataan tersebut akan menjadi ****.
Umode m – Moderate or message block / Menghalang Mesej
Ini menghalang pm anda, Menghalang anda dari menerima mesej
persendirian. Ini adalah satu-satunya umode yang akan menghalang pm.
Ia berubah apabila dikenakan umodes JCBWMR.
Umode B – Umode m exception / Pengetepian Umode m
Membenarkan pengguna didalam list buddy anda mengetepikan +m dan
membolehkan mereka menghantar mesej persendirian.
Umode C - Umode m exception / Pengetepian Umode m
Membenarkan pengguna yang berada dalam channel yang sama dengan anda
mengetepikan +m dan membolehkan mereka menghantar mesej persendirian.

Umode J - Umode m exception / Pengetepian Umode m
Membenarkan semua pengguna Java mengetepikan +m dan membolehkan
mereka menghantar mesej persendirian.
Umode M - Umode m exception / Pengetepian Umode m
Membenarkan pengguna yang berdaftar mengetepikan +m dan membolehkan
mereka menghantar mesej persendirian.
Umode R - Umode m exception / Pengetepian Umode m
Membenarkan pengguna yang berdaftar mengetepikan +m dan membolehkan
mereka menghantar mesej persendirian.
Umode W - Umode m exception / Pengetepian Umode m
membenarkan pengguna yang diletakkan dalam “watch list” anda
mengetepikan +m dan membolehkan mereka menghantar mesej persendirian.

Umode n – NewsFlash / Berita
Membenarkan anda menerima mesej newsflash (berita tentang server).
Umode o – Operator (oper only) / Operator (dikhaskan untuk oper sahaja)
Menjadikan anda seorang ircop.
Umode p – CTCP / CTCP
Menghalang anda dari menerima mesej ctcp seperti ping.
Umode q – Quiet / Senyap
Ini akan menjadikan anda tetamu tetapi “Tidak boleh bercakap”. Cuma
satu cara sahaja yang boleh dilakukan untuk mengubah mode ini, cara
untuk mengubahnya adalah dengan disconnect dan connect semula.
Umode r – Registered / Sudah Didaftar
Ini bermakna nick yang anda gunakan adalah nick yang telah didaftar.
Umode s - Server Messages / Mesej Dari Server
Membenarkan anda menerima mesej dari server.
Umode t – Reports (oper only) / Laporan (dikhaskan untuk oper sahaja)
Membenarkan anda menerima report apabila pengguna menggunakan
beberapa command seperti /list , /stats, atau /admin.
Umode w – Wallops / wallops
Membenarkan anda menghantar dan menerima mesej wallops.
Umode x - Hash Host / Pengubahan Host
Ini akan mengubah ip anda supaya tiada siapa pun dapat melihat ip
sebenar anda. Ianya akan sentiasa diletakkan pada mode nick anda ,
dan mode ini tidak dapat ubah.
Umode X - DeHash Host (oper only) / Menghalang pengubahan (dikhaskan
untuk oper sahaja)
Membenarkan ircop melihat ip anda.
Umode y – Whois (helpop / oper only) / Whois (dikhaskan untuk helpop
dan oper sahaja)
Umode z - Mode ini digunakan untuk services agents. Ia tidak dapat
diletakkan sendiri. “Nick is a Services Agent” akan dapat dilihat
apabila mengenakan command /whois nick.

BEKAL IDUL ADHA

Dikirim Tak Berkategori dengan pengait kata (tags), pada Sene57e12beMon, 17 Dec 2007 17:38:57 +0000 17, 2007 oleh lamudi

@
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
1
DI DALAM MENYAMBUT
Oleh :
Abū Salmâ al-Atsarî
Bekal-Bekal Menyambut Idul Adha
Oleh : Abū Salmâ al-Atsarî
© Copyleft 2007
Silakan menyebarkan, mencetak ataupun menukil sebagian atau
keseluruhan risalah ini, dengan menyebutkan sumber penukilan dan
tidak merubah isi, serta tidak untuk komersil.
Email : abu.salma81@gmail.com
HP : 08883535658
Homepage : http://dear.to/abusalma
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
2
PENGANTAR
Bulan Dzulhijjah adalah bulan yang penuh dengan keutamaan dan
kebaikan. Namun sungguh sayang apabila bulan ini dilewatkan
begitu saja. Untuk itulah, sebagai upaya untuk menyambut dan
meramaikan bulan ini, saya menyusun risalah yang sederhana dan
ringkas ini.
Di dalam risalah ini, saya hanya menyusun permasalahan yang
berkaitan dengan Dzulhijjah, hari raya ‘îdul adhhâ dan
penyembelihan kurban secara ringkas. Saya tidak memaparkan
secara mendetail berikut khilâf-khilâf yang ada di dalamnya, yang
mana hal ini memerlukan upaya dan usaha tersendiri. Saya hanya
memilihkan pendapat-pendapat yang râjih insyâ Allôh dari bukubuku
para ulama.
Semoga apa yang saya lakukan ini dapat bermanfaat, terutama
untuk diri saya sendiri dan kaum muslimin. Segala tegur sapa dan
kritik saya terima dengan lapang dada. Dan semoga apa yang saya
lakukan ini terhitung sebagai bekal di hari yang tiada bermanfaat
harta dan anak-anak, melainkan hati yang selamat. Ya Allôh,
jadikanlah upaya yang sederhana ini adalah amal yang ikhâsh
hanya mengharap wajahmu dan dapat bermanfaat bagi kaum
muslimin.
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
3
KEUTAMAAN DZULHIJJAH
Banyak hadîts yang berbicara tentang keutaaman bulan Dzul
Hijjah, diantaranya adalah :
1. Bulan yang tidak memiliki kekurangan
ﺓﺮﻜﺑ ﰊﺃ ﻦﻋ - ﷲﺍ ﻲﺿﺭ - ﻝﺎﻗ ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﱯﻨﻟﺍ ﻦﻋ : )) ﻻ ﻥﺍﺮﻬﺷ
ﻥﺎﺼﻘﻨﻳ ﺪﻴﻋ ﺍﺮﻬﺷ ، : ﺔﺠﳊﺍ ﻭﺫﻭ ﻥﺎﻀﻣﺭ (( ﻪﻴﻠﻋ ﻖﻔﺘﻣ
Dari Abî Bakrah radhiyallâhu ‘anhu, dari Nabî Shallâllâhu
‘alaihi wa Sallam beliau bersabda : “Dua bulan yang tidak
memiliki kekurangan, adalah bulan ‘îd Ramadhân dan Dzul
Hijjah.” (Muttafaq ‘alaihi).
2. Bulan disempurnakannya agama Islâm
ﺏﺎﻄﳋﺍ ﻦﺑ ﺮﻤﻋ ﻦﻋ - ﻪﻨﻋ ﷲﺍ ﻲﺿﺭ - : )) ﻪﻟ ﻝﺎﻗ ﺩﻮﻬﻴﻟﺍ ﻦﻣ ﹰﻼﺟﺭ ﻥﺃ : ﲑﻣﺃ ﺎﻳ
ﻘﺗ ﻢﺎﺘﻛ ﰲ ﺔﻳﺁ ﲔﻨﻣﺆﳌﺍ ﻡﻮﻴﻟﺍ ﻚﻟﺫ ﺎﻧﺬﲣ ﻻ ﺖﻟﺰﻧ ﺩﻮﻬﻴﻟﺍ ﺮﺸﻌﻣ ﺎﻨﻴﻠﻋ ﻮﻟ ، ﺎﻭﺅﺮ
ﹰﺍﺪﻴﻋ . ﻝﺎﻗ : ﻝﺎﻗ ؟ ﺔﻳﺁ ﻱﺃ : } ﻲِﺘﻤﻌِﻧ ﻢﹸﻜﻴﹶﻠﻋ ﺖﻤﻤﺗﹶﺃﻭ ﻢﹸﻜﻨﻳِﺩ ﻢﹸﻜﹶﻟ ﺖﹾﻠﻤﹾﻛﹶﺃ ﻡﻮﻴﹾﻟﺍ
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
4
ﹰﺎﻨﻳِﺩ ﻡﻼﺳِﺄﹾﻟﺍ ﻢﹸﻜﹶﻟ ﺖﻴِﺿﺭﻭ { . ﺮﻤﻋ ﻝﺎﻗ - ﻪﻨﻋ ﷲﺍ ﻲﺿﺭ - ﻡﻮﻴﻟﺍ ﻚﻟﺫ ﺎﻨﻓﺮﻋ ﺪﻗ
ﻴﻓ ﺖﻟﺰﻧ ﻱﺬﻟﺍ ﻥﺎﻜﳌﺍﻭ ﻡﻮﻳ ، ﺔﻓﺮﻌﺑ ﻢﺋﺎﻗ ﻮﻫﻭ ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﱯﻨﻟﺍ ﻰﻠﻋ ﻪ
ﺔﻌﲨ (( ﻪﻴﻠﻋ ﻖﻔﺘﻣ
Dari ‘Umar bin al-Khaththâb radhiyallâhu ‘anhu, bahwa
seorang Yahudi berkata kepada beliau, “Wahai Amîrul
Mu’minîn, ada satu ayat di dalam kitab kalian yang kalian
membacanya, sekiranya ayat tersebut turun pada Yahudi
niscaya akan kami jadikan hari ‘îd (perayaan) kami.” ‘Umar
bertanya, “Ayat yang manakah?” Yahudi itu berkata, “yaitu
ayat yang berbunyi, ‘Pada hari ini telah kusempurnakan
untuk kalian agama kalian dan aku cukupkan nikmat-Ku
kepada kalian serta Aku Ridhai Islam sebagai agama kalian.’
‘Umar radhiyallâhu ‘anhu berkata, “kami telah mengetahui
hari dan tempat diturunkannya ayat ini kepada Nabî
Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam, dan beliau saat itu sedang
berdiri (berkhutbah) di ‘Arofah pada hari Jum’at.”
(Muttafaq ‘alaihi). Hari ‘Arofah adalah pada bulan Dzul
Hijjah.
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
5
3. Bulan yang di dalamnya ada sepuluh hari yang ibadah di
dalamnya lebih mulia daripada jihâd
ﺱﺎﺒﻋ ﻦﺑﺍ ﻦﻋ – ﺎﻤﻬﻨﻋ ﷲﺍ ﻲﺿﺭ - ﻝﺎﻗ : ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﻝﺎﻗ :
)) ﻣ ﺎﻣ ﺮﺸﻌﻟﺍ ﻡﺎﻳﻷﺍ ﻩﺬﻫ ﻦﻣ ﷲﺍ ﱃﺇ ﺐﺣﺃ ﻦﻬﻴﻓ ﱀﺎﺼﻟﺍ ﻞﻤﻌﻟﺍ ﻡﺎﻳﺃ ﻦ (( ﺍﻮﻟﺎﻘﻓ ، :
ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﺎﻳ ! ؟ ﷲﺍ ﻞﻴﺒﺳ ﰲ ﺩﺎﻬﳉﺍ ﻻﻭ . ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﻝﻮﺳﺭ ﻝﺎﻘﻓ :
)) ﻚﻟﺫ ﻦﻣ ﻊﺟﺮﻳ ﻢﻠﻓ ، ﻪﻟﺎﻣﻭ ﻪﺴﻔﻨﺑ ﺝﺮﺧ ﻞﺟﺭ ﻻﺇ ، ﷲﺍ ﻞﻴﺒﺳ ﰲ ﺩﺎﻬﳉﺍ ﻻ ﻭ
ﺀﻲﺸﺑ ((
Dari Ibnu ‘Abbâs radhiyallâhu ‘anhuma beliau berkata,
Rasūlullâh Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam bersabda : “Tidak
ada hari-hari untuk beramal shâlih di dalamnya yang lebih
dicintai oleh Allôh melebihi daripada sepuluh hari ini.” Para
sahabat bertanya, “Wahai Rasūlullâh, tidak pula jihâd fî
sabîlillâh?”. Rasūlullâh Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam
menjawab, “Tidak pula jihâd fî sabîlillâh. Kecuali seorang
lelaki yang keluar jiwa dan hartanya (untuk berperang), dan
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
6
ia tidak kembali membawa sesuatu apapun.” (HR Bukhârî).
Maksudnya sepuluh hari pada awal bulan Dzul Hijjah.
4. Bulan yang di dalamnya terdapat hari Arafah yang
apabila berpuasa pada hari tersebut, niscaya dosanya
setahun sebelumnya dan sesudahnya diampuni oleh Allôh
ﺓﺩﺎﺘﻗ ﰊﺃ ﻦﻋ – ﻪﻨﻋ ﷲﺍ ﻲﺿﺭ - : ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﻝﺎﻗ : … ،
ﱵﻟﺍ ﺔﻨﺴﻟﺍﻭ ، ﻪﻠﺒﻗ ﱵﻟﺍ ﺔﻨﺴﻟﺍ ﺮﹼﻔﻜﻳ ﻥﺃ ﷲﺍ ﻰﻠﻋ ﺐﺴﺘﺣﺃ ﺔﻓﺮﻋ ﻡﻮﻳ ﻡﺎﻴﺻ ﻩﺪﻌﺑ …
Dari Abî Qotâdah radhiyallâhu ‘anhu, Rasūlullâh Shallâllâhu
‘alaihi wa Sallam bersanda : “Puasa Arafah, saya
mengharapkan kepada Allôh agar mengampuni dosa setahun
sebelumnya dan setahun setelahnya…” (HR Muslim)
5. Bulan yang di dalamnya terdapat hari ’dul Adhhâ dan
hari Tasyrîk yang merupakan hari makan dan minum.
ﺮﻣﺎﻋ ﻦﺑ ﺔﺒﻘﻋ ﻦﻋ – ﻪﻨﻋ ﷲﺍ ﻲﺿﺭ – ﻝﺎﻗ : ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﻝﺎﻗ
: )) ﺸﺘﻟﺍ ﻡﺎﻳﺃﻭ ، ﺮﺤﻨﻟﺍ ﻡﻮﻳﻭ ، ﺔﻓﺮﻋ ﻡﻮﻳ ﻞﻛﺃ ﻡﺎﻳﺃ ﻲﻫﻭ ﻡﻼﺳﻹﺍ ﻞﻫﺃ ﺎﻧﺪﻴﻋ ، ﻖﻳﺮ
ﺏﺮﺷﻭ ((
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
7
Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallâhu ‘anhu beliau berkata :
Rasūlullâh Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam bersabda : “Hari
‘Arofah, hari an-Nahr (‘îdul adhhâ) dan hari taysrîk,
merupakan ‘îd (perayaan) kami ummat Islâm, yaitu hari
makan dan minum.” (HR Muslim)
6. Bulan yang tidak ada hari di dalamnya, Allôh lebih
banyak menyelamatkan hamba-Nya dari siksa neraka
ﺔﺸﺋﺎﻋ ﻦﻋ – ﺎﻬﻨﻋ ﷲﺍ ﻲﺿﺭ – ﺖﻟﺎﻗ : ﻝﺎﻗ ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﻥﺇ
: )) ﻪﻴﻓ ﷲﺍ ﻖﺘﻌﻳ ﻥﺃ ﻦﻣ ﺮﺜﻛﺃ ﻡﻮﻳ ﻦﻣ ﺎﻣ ﻡﻮﻳ ﻦﻣ ﺭﺎﻨﻟﺍ ﻦﻣ ﹰﺍﺪﺒﻋ ((
Dari ‘A`isyah radhiyallâhu ‘anhâ beliau berkata :
Sesungguhnya Rasūlullâh Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam
bersabda : “Tidak ada hari yang lebih banyak Allôh
membebaskan hamba dari neraka selain pada hari ‘Arofah.”
(HR Muslim).
7. Bulan yang di dalamnya terdapat hari haji besar
ﺮﻤﻋ ﻦﺑ ﷲﺍ ﺪﺒﻋ ﻦﻋ - ﺎﻤﻬﻨﻋ ﷲﺍ ﻲﺿﺭ - ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﻥﺃ
، ﺞﺣ ﱵﻟﺍ ﺔﺠﳊﺍ ﰲ ﺕﺍﺮﻤﳉﺍ ﲔﺑ ﺮﺤﻨﻟﺍ ﻡﻮﻳ ﻒﻗﻭ
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
8
ﻝﺎﻘﻓ )) : ؟ ﺍﺬﻫ ﻡﻮﻳ ﻱﺃ . (( ﺍﻮﻟﺎﻘﻓ : ﻝﺎﻗ ، ﺮﺤﻨﻟﺍ ﻡﻮﻳ )) : ﺞﳊﺍ ﻡﻮﻳ ﺍﺬﻫ
ﱪﻛﻷﺍ ((
Dari ‘Abdullâh bin ‘Umar radhiyallâhu ‘anhumâ, bahwa
Rasūlullâh Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam berwukuf pada hari
an-Nahar (hari penyembelihan/’îdul adhhâ) di antara
tempat melempar jumrah (baru kerikil) pada saat beliau
sedang berhaji, kemudian beliau berkata : “Hari apa
sekarang?” Para sahabat menjawab, “hari an-Nahar”. Lantas
Nabî bersabda : “Hari ini adalah hari haji besar.” (HR
Bukhârî).
8. Bulan yang di dalamnya terdapat hari yang paling agung
ﻁﺮﻗ ﻦﺑ ﷲﺍ ﺪﺒﻋ ﻦﻋ ﻝﺎﻗ ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﱯﻨﻟﺍ ﻦﻋ : )) ﻡﺎﻳﻷﺍ ﻢﻈﻋﺃ ﻥﺇ ﺪﻨﻋ
ﷲﺍ ،ﺮﺤﻨﻟﺍ ﻡﻮﻳ ﱃﺎﻌﺗﻭ ﻙﺭﺎﺒﺗ ﺮﻘﻟﺍ ﻡﻮﻳ ﰒ
Dari ‘Abdullâh bin Qorth dari Nabî Shallâllâhu alaihi wa
Sallam beliau berkata : “Sesungguhnya hari yang paling
agung di sisi Allôh Tabâroka wa Ta’âlâ adalah hari an-Nahar
(‘îdul adhhâ) dan hari al-Qurr (sehari setelah ‘îdul adhhâ,
tanggap 11 Dzhul Hijjah).” (HR Ahmad).
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
9
SUNNAH-SUNNAH DI DALAM BULAN
DZULHIJJAH
Pada bulan yang mulia ini, ada beberapa hal yang
dituntunkan oleh Nabî Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam,
diantaranya adalah :
1. Berpuasa sunnah pada 9 hari awal di bulan Dzul Hijjah
ﹶﻥﺎﹶﻛ ﹸﻝﻮﺳﺭ ِﻪﱠﻠﻟﺍ ﻰﱠﻠﺻ ﻪﱠﻠﻟﺍ ِﻪﻴﹶﻠﻋ ﻢﱠﻠﺳﻭ ﻡﻮﺼﻳ ﻊﺴِﺗ ﻱِﺫ ِﺔﺠِﺤﹾﻟﺍ ﻡﻮﻳﻭ َﺀﺍﺭﻮﺷﺎﻋ
ﹶﺔﹶﺛﺎﹶﻠﹶﺛﻭ ٍﻡﺎﻳﹶﺃ ﻦِﻣ ﱢﻞﹸﻛ ٍﺮﻬﺷ ﹶﻝﻭﹶﺃ ﺍ ِﻦﻴﻨﹾﺛ ﻦِﻣ ِﺮﻬﺸﻟﺍ ﺲﻴِﻤﺨﹾﻟﺍﻭ
“Adalah Rasūlullâh Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam berpuasa
pada 9 hari Dzulhijjah, hari ‘Asyurâ`, tiga hari pada setiap
bulan, senin pertama setiap bulan dan Kamis.” (HR Abū
Dâwud dan an-Nasâ`î).
2. Puasa ‘Arofah selain yang melaksanakan Haji
ﺓﺩﺎﺘﻗ ﰊﺃ ﻦﻋ – ﻪﻨﻋ ﷲﺍ ﻲﺿﺭ - : ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﻝﺎﻗ :
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
10
… ﱵﻟﺍ ﺔﻨﺴﻟﺍﻭ ، ﻪﻠﺒﻗ ﱵﻟﺍ ﺔﻨﺴﻟﺍ ﺮﹼﻔﻜﻳ ﻥﺃ ﷲﺍ ﻰﻠﻋ ﺐﺴﺘﺣﺃ ﺔﻓﺮﻋ ﻡﻮﻳ ﻡﺎﻴﺻ ،
ﻩﺪﻌﺑ …
Dari Abî Qotâdah radhiyallâhu ‘anhu, Rasūlullâh Shallâllâhu
‘alaihi wa Sallam bersanda : “Puasa Arafah, saya
mengharapkan kepada Allôh agar mengampuni dosa setahun
sebelumnya dan setahun setelahnya…” (HR Muslim)
3. Melaksanakan Haji bagi yang mampu
ﺮﻤﻋ ﻦﺑ ﷲﺍ ﺪﺒﻋ ﻦﻋ - ﺎﻤﻬﻨﻋ ﷲﺍ ﻲﺿﺭ - ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﻥﺃ
ﺮﻤﳉﺍ ﲔﺑ ﺮﺤﻨﻟﺍ ﻡﻮﻳ ﻒﻗﻭ ﻝﺎﻘﻓ ، ﺞﺣ ﱵﻟﺍ ﺔﺠﳊﺍ ﰲ ﺕﺍ )) : ؟ ﺍﺬﻫ ﻡﻮﻳ ﻱﺃ . ((
ﺍﻮﻟﺎﻘﻓ : ﻝﺎﻗ ، ﺮﺤﻨﻟﺍ ﻡﻮﻳ )) : ﱪﻛﻷﺍ ﺞﳊﺍ ﻡﻮﻳ ﺍﺬﻫ ((
Dari ‘Abdullâh bin ‘Umar radhiyallâhu ‘anhumâ, bahwa
Rasūlullâh Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam berwukuf pada hari
an-Nahar (hari penyembelihan/’îdul adhhâ) di antara
tempat melempar jumrah (baru kerikil) pada saat beliau
sedang berhaji, kemudian beliau berkata : “Hari apa
sekarang?” Para sahabat menjawab, “hari an-Nahar”. Lantas
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
11
Nabî bersabda : “Hari ini adalah hari haji besar.” (HR
Bukhârî).
4. Melakukan ‘amal Shâlih terutama pada 10 hari awal
Dzul Hijjah
ﺱﺎﺒﻋ ﻦﺑﺍ ﻦﻋ – ﺎﻤﻬﻨﻋ ﷲﺍ ﻲﺿﺭ - ﻝﺎﻗ : ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﻝﺎﻗ :
)) ﺮﺸﻌﻟﺍ ﻡﺎﻳﻷﺍ ﻩﺬﻫ ﻦﻣ ﷲﺍ ﱃﺇ ﺐﺣﺃ ﻦﻬﻴﻓ ﱀﺎﺼﻟﺍ ﻞﻤﻌﻟﺍ ﻡﺎﻳﺃ ﻦﻣ ﺎﻣ (( ﺍﻮﻟﺎﻘﻓ ، :
ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﺎﻳ ! ؟ ﷲﺍ ﻞﻴﺒﺳ ﰲ ﺩﺎﻬﳉﺍ ﻻﻭ . ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﻝﻮﺳﺭ ﻝﺎﻘﻓ :
)) ﻻﺇ ، ﷲﺍ ﻞﻴﺒﺳ ﰲ ﺩﺎﻬﳉﺍ ﻻ ﻭ ﻚﻟﺫ ﻦﻣ ﻊﺟﺮﻳ ﻢﻠﻓ ، ﻪﻟﺎﻣﻭ ﻪﺴﻔﻨﺑ ﺝﺮﺧ ﻞﺟﺭ
ﺀﻲﺸﺑ ((
Dari Ibnu ‘Abbâs radhiyallâhu ‘anhuma beliau berkata,
Rasūlullâh Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam bersabda : “Tidak
ada hari-hari untuk beramal shâlih di dalamnya yang lebih
dicintai oleh Allôh melebihi daripada sepuluh hari ini.” Para
sahabat bertanya, “Wahai Rasūlullâh, tidak pula jihâd fî
sabîlillâh?”. Rasūlullâh Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam
menjawab, “Tidak pula jihâd fî sabîlillâh. Kecuali seorang
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
12
lelaki yang keluar jiwa dan hartanya (untuk berperang), dan
ia tidak kembali membawa sesuatu apapun.” (HR Bukhârî).
‘Amal Shâlih ini bisa berupa sholat sunnah, shodaqoh, puasa,
tilâwatul Qur`ân, dan selainnya.
5. Berkurban bagi yang memiliki kemampuan
Akan dijelaskan secara terperinci pada pembahasannya
nanti.
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
13
SHOLAT ‘DUL ADHHA
Hukumnya
Menurut pendapat yang râjih (kuat) dan terpilih, sholat ‘îdul
adhha adalah wajib hukumnya, baik bagi laki-laki maupun
wanita. Dalîlnya adalah hadîts Ummu ‘Athîyah radhiyallâhu
‘anhâ, beliau berkata :
ﳋﺍ ﺕﺍﻭﺫﻭ ﻖﺗﺍﻮﻌﻟﺍ ﺝﺮﳔ ﻥﺃ ﺎﻧﺮﻣﺃ ﺭﻭﺪ
“Kami diperintahkan untuk mengeluarkan para gadis dan
wanita yang sedang dalam pingitan (untuk sholât ‘îd)” [Al-
Wajîz fî Fiqhis Sunnah, hal. 150 dan Ahkâmul ‘dain fî
Sunnatil Muthohharoh]]
Sebagian lagi berpendapat hukumnya fardhu kifâyah,
sebagaimana pendapat Syaikh Shâlih as-Sadlân dalam
Risâlatu fî Fiqhil Muyassar hal. 48].
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
14
Waktunya
Waktu sholât ‘îd adalah semenjak matahari naik setinggi
tombak hingga tergelincir ke arah barat. Namun yang
sunnah adalah melakukannya di awal waktu, agar kaum
muslimin bisa segera menyembelih hewan kurban mereka.
[Minhâjul Muslim, hal. 183, Risâlatu fî Fiqhil Muyassar hal.
48, ad-Darôrî al-Mudhîyah hal. 106,109].
Sholât di Mushollâ (Lapangan)
Sholât ‘îd adalah di tanah lapang, bukan di Masjid. Hal ini
datang dari banyak hadîts Nabî Shallâllâhu ‘alaihi was
Sallam, diantaranya :
ﹶﻝﺎﹶﻗ ﻱِﺭﺪﺨﹾﻟﺍ ٍﺪﻴِﻌﺳ ﻲِﺑﹶﺃ ﻦﻋ ﻰﹶﻟِﺇ ٍﺮﹾﻄِﻓ ﻭﹶﺃ ﻰﺤﺿﹶﺃ ﻲِﻓ ﻢﱠﻠﺳﻭ ِﻪﻴﹶﻠﻋ ﻪﱠﻠﻟﺍ ﻰﱠﻠﺻ ِﻪﱠﻠﻟﺍ ﹸﻝﻮﺳﺭ ﺝﺮﺧ
ﻰﱠﻠﺼﻤﹾﻟﺍ …
Dari Abî Sa’îd al-Khudrî radhiyallâhu ‘anhu beliau berkata :
“Rasūlullâh Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam keluar pada hari
Adhhâ atau Fithri ke mushollâ (tanah lapang)…” [HR al-
Bukhârî]
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
15
Kecuali apabila dalam keadaan darurat semisal hujan, maka
boleh dilakukan di dalam Masjid.
Sifat Sholât ‘d
Sholât ‘îd terdiri dari dua rakaat dengan 11 takbir, yaitu 7
takbir pada rakaat pertama dan 5 takbir pada rakaat kedua.
Sholât ‘îd adalah sholât jama’ah yang dilakukan di tanah
lapang tanpa ada adzân dan iqômah. Imâm disunnahkan
membaca surat al-A’lâ pada rakaat pertama dan al-Ghasîyah
pada rakaat kedua, atau surat Qâf dan Waqtarobat. [Lihat
al-Wajîz fî Fiqhis Sunnah, hal. 151-152].
Setelah sholat, imâm atau khâthib naik ke atas mimbar
berkhutbah. Sifat khuthbah ‘îd yang râjih adalah tanpa
diselingi duduk ringan sebagai pemisah dua khuthbah seperti
khuthbah jum’at. Ini adalah pendapat yang terpilih. Namun,
syaikh Shâlih bin Ghânim as-Sadlân merâjihkan sifat khutbah
‘îd sama dengan khuthbat jum’ah [Lihat Risâlatu fî Fiqhil
Muyassar hal. 49], demikian pula dengan Syaikh Abū Bakr al-
Jazâ`irî [Lihat Minhâjul Muslim, hal. 172-173].
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
16
Takbîr ‘dul Adhhâ
Allôh Ta’âlâ berfirman :
ﺍﻭﺮﹸﻛﹾﺫﺍﻭ ﻪﱠﻠﻟﺍ ﻲِﻓ ٍﻡﺎﻳﹶﺃ ٍﺕﺍﺩﻭﺪﻌﻣ
“Dan berdzikirlah menyebut nama Allôh dalam beberapa
hari yang telah ditentukan.” (QS al-Baqôroh : 203)
Waktunya semenjak dari shubuh hari ‘Arofah (10 Dzulhijjah)
hingga ashar hari tasyrîq terakhir (13 Dzulhijjah)
berdasarkan hadîts shahîh dari ‘Alî, Ibnu ‘Abbâs dan Ibnu
Mas’ūd radhiyallâhu ‘anhum [lihat al-Wajîz fî Fiqhis Sunnah
hal. 153-154].
Takbîr dilakukan dengan keras terutama di jalanan menuju
ke tanah lapang (mushollâ), dilakukan setiap selesai
melakukan sholat dan setiap waktu kapan saja semenjak
hari ‘Arofah hingga akhir hari tasyrîq [lihat Majmu’ al-
Fatâwâ 24/220, Subulus Salâm II/71-71 dan Ahkâmul ‘Idain].
Adapun shighat (lafal) takbîr yang shahîh datang dalam
beberapa riwayat, diantaranya adalah lafal yang
diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ūd radhiyallâhu ‘anhu :
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
17
ﺪﻤﳊﺍ ﷲﻭ ﱪﻛﺃ ﷲﺍ ﱪﻛﺃ ﷲﺍﻭ ﷲﺍ ﻻﺇ ﻪﻟﺇ ﻻ ﱪﻛﺃ ﷲﺍ ﱪﻛﺃ ﷲﺍ
“Allôh Maha Besar - Allôh Maha Besar – Tiada Ilâh yang haq
untuk disembah kecuali Allôh – Dan Allôh Maha Besar - Allôh
Maha Besar – dan hanya milik Allôhlah segala pujian.” [HR
Ibnu Abî Syaibah II/17 secara shahîh mauquf]
Diantaranya pula adalah lafal dari Ibnu ‘Abbâs radhiyallâhu
‘anhu :
ﺪﻤﳊﺍ ﷲﻭ ﱪﻛﺃ ﷲﺍ ﱪﻛﺃ ﷲﺍ ﱪﻛﺃ ﷲﺍ ﺎﻧﺍﺪﻫ ﺎﻣ ﻰﻠﻋ ﱪﻛﺃ ﷲﺍ ﻞﺟﺃﻭ ﱪﻛﺃ ﷲﺍ
“Allôh Maha Besar - Allôh Maha Besar - Allôh Maha Besar -
hanya milik Allôhlah segala pujian - Allôh Maha Besar dan
Maha Agung - Allôh Maha Besar atas petunjuk-Nya kepada
kita.” [HR al-Baihaqî III/315].
Adapun lafal takbîr yang sering dibaca di negeri kita, yaitu :
ﻩﺪﺣﻭ ﷲﺍ ﻻﺇ ﻪﻟﺇ ﻻ ﻼﻴﺻﺃﻭ ﺓﺮﻜﺑ ﷲﺍ ﻦﺤﺒﺳﻭ ﺍﱪﺜﻛ ﷲ ﺪﻤﳊﺍﻭ ﺍﲑﺒﻛ ﱪﻛﺃ ﷲﺍ
ﻻﻭ ﷲﺍ ﻻﺇ ﻪﻟﺇ ﻻ ﺓﺪﺣﻭ ﺏﺍﺰﺣﻷﺍ ﻡﺰﻫﻭ ﻩﺪﻨﺟ ﺰﻋﺃﻭ ﻩﺪﺒﻋ ﺮﺼﻧﻭ ﻩﺪﻋﻭ ﻕﺪﺻﻭ
ﻦﻳﺪﻟﺍ ﻪﻟ ﲔﺼﻠﳐ ﻩﺎﻳﺇ ﻻﺇ ﺪﺒﻌﻧ …
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
18
Maka sesungguhnya lafal ini tidak pernah ditemukan di
dalam satupun hadîts baik yang marfū’ maupun yang
maudhū’. Oleh karena itu, tidak sepatutnya kita mengadaadakan
sesuatu yang telah ada tuntunannya.
Adab (Etika) dan Sunnah-Sunnah ‘dul Adhhâ
1. Mandi
2. Berpakaian dengan pakaian yang terbaik dan berparfum
3. Mengakhirkan makan hingga setelah sholât ‘îd atau
memakan sembelihannya.
4. Berjalan kaki ke tanah lapang dan menempuh jalan yang
berbeda ketika berangkat dan pulang
5. Bertakbir sebagaimana penjelasannya telah berlalu di
atas.
6. Mendengarkan khutbah dengan baik dan seksama
7. Mengucapkan tahni`ah (selamat) dengan tahni`ah yang
ma’tsur (memiliki pijakan riwayat), seperti
Taqobbalallôhu minnâ wa minkum
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
19
Kesalahan, bid’ah dan kemungkaran pada hari raya ’dul
Adhhâ
1. Mencukur jenggot yang dilakukan oleh kaum lelaki.
Padahal syariat dan pendapat yang terkuat, mencukur
jenggot adalah haram hukumnya.
2. Bertabarruj (bersolek) yang dilakukan oleh kaum
wanita dan membuka aurat mereka di hadapan kaum
pria yang bukan mahramnya.
3. Berjabat tangan dengan yang bukan mahramnya dan
ber-iktilâth (bercampur baur) antara pria dan wanita
bukan mahram.
4. Ber-tasyabbuh (meniru orang kafir), baik di dalam
berpakaian, berpesta hari raya, dan semisalnya
5. Mendengarkan musik-musik yang diharamkan.
Ketahuilah, yang diperbolehkan pada hari raya hanya
duff (rebana).
6. Menghambur-hamburkan harta (tabdzîr).
7. Mengkhususkan ziarah kubur pada saat ’idul fithri
ataupun ’îdul adhhâ.
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
20
8. Meninggalkan sholât ’îd tanpa ada alasan yang
dibenarkan.
9. Tidak mandi dan memakai pakaian yang baik untuk
sholât ’îd.
10. Memakan makanan sebelum melaksanakan sholât
’îdul adhhâ.
11. Pulang melewati jalan yang sama ketika berangkat
12. Pergi ke tanah lapang (mushollâ) tanpa ada udzur
dengan kendaraan
13. Tidak bertakbir
14. Bertakbir dengan takbir-takbir yang tidak dituntunkan
atau tidak ada dalilnya
15. Adzan dan Iqomah untuk sholât ’îd
16. Takbir berjama’ah secara serempak dan dipimpin
17. Sholat tahîyatul masjid di tanah lapang, atau
melakukan sholât sunnah sebelum dan setelah sholât
’îd.
18. Bermain petasan dan menganggu kaum muslimin
19. dan lain-lain
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
21
UDHHIYAH (HEWAN KURBAN) DAN
PENYELENGGARANNYA
Definisinya :
Menurut Syaikh ’Abdul ’Azhim Badawi dalam al-Wajîz fî
Fiqhis Sunnah (hal. 402), maknanya adalah :
ﱃﺎﻌﺗ ﷲ ﺎﺑﺮﻘﺗ ﻖﻳﺮﺸﺘﻟﺍ ﻡﺎﻳﺃﻭ ﺮﺠﻨﻟﺍ ﻡﻮﻳ ﻢﻌﻨﻟﺍ ﻦﻣ ﺢﺑﺬﻳ ﺎﻣ
“Hewan ternak yang disembelih pada hari nahar (kurban)
dan hari-hari tasyrik dengan tujuan taqorrub (mendekatkan
diri) kepada Allôh Ta’âlâ.”
Di dalam al-Mausū’ah al-Fiqhîyah, dikatakan :
ﺮﻘﺗ ﻰﹼﻛﺬﻳ ﺎﻣ ٍﺔﺻﻮﺼﳐ ﻂﺋﺍﺮﺸﺑ ﺮﺤﻨﻟﺍ ﻡﺎﻳﺃ ﰲ ﱃﺎﻌﺗ ﻪﹼﻠﻟﺍ ﱃﺇ ﹰﺎﺑ . ﺎﻣ ﺔﻴﺤﺿﻷﺍ ﻦﻣ ، ﺲﻴﻠﻓ
، ﻒﻴﻀﻟﺍ ﻡﺍﺮﻛﺇ ﻭﺃ ﻞﻛﻷﺍ ﻭﺃ ﻊﻴﺒﻠﻟ ﺢﺑﺬﺗ ﱵﹼﻟﺍ ﺢﺋﺎﺑﹼﺬﻟﺎﻛ ، ﱃﺎﻌﺗ ﻪﹼﻠﻟﺍ ﱃﺇ ﺏﺮﻘﺘﻟﺍ ﲑﻐﻟ ﻰﹼﻛﺬﻳ
ﱃﺎﻌﺗ ﻪﹼﻠﻟﺍ ﱃﺇ ﺏﺮﻘﺘﻠﻟ ﻮﻟﻭ ، ﻡﺎﻳﻷﺍ ﻩﺬﻫ ﲑﻏ ﰲ ﻰﹼﻛﺬﻳ ﺎﻣ ﺎﻬﻨﻣ ﺲﻴﻟﻭ
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
22
“Hewan yang disembelih dengan tujuan untuk mendekatkan
diri kepada Allôh Ta’âlâ pada hari nahar dengan syaratsyarat
yang khusus. Tidaklah termasuk udhhîyah hewan yang
disembelih tidak untuk tujuan taqorrub kepada Allôh Ta’âlâ,
seperti hewan sembelihan yang disembelih untuk dijual,
atau dimakan, ataupun untuk memuliakan tamu. Dan tidak
termasuk udhhîyah pula hewan yang disembelih selain pada
hari-hari ini (yaitu hari nahar dan tasyrîq) walaupun
disembelih dengan tujuan taqorrub kepada Allôh Ta’âlâ.”
Secara bahasa al-Udhhiyah berasal dari kata dhuhâ yang
artinya pagi, dinamakan demikian karena Nabî yang mulia
Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam biasa menyembelih hewan
pada waktu dhuhâ.
Istilah-istilah yang berkaitan
Ada beberapa nama atau istilah yang berkaitan dengan al-
Udhhiyah, diantaranya adalah [Lihat al-Mausū’ah al-
Fiqhîyah al-Kuwaitîyah] :
1. Al-Qurbân
Adalah segala sesuatu yang digunakan oleh seorang
hamba untuk mendekatkan diri kepada Rabb-nya, baik
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
23
dengan sembelihan ataupun selainnya. Al-Qurbân lebih
umum daripada al-Udhhiyah.
2. Al-Hadyu
Adalah hewan ternak yang disembelih di tanah haram
pada hari nahar pada saat haji tamattu’ atau qirân, atau
karena meninggalkan salah satu kewajiban an-Nusuk atau
melakukan larangan baik pada saat haji maupun ‘umroh.
Kesamaan al-Hadyu dengan Qirân adalah sama-sama
berupa penyembelihan hewan ternak pada hari nahar
untuk bertaqorrub kepada Allôh Ta’âlâ. Bedanya, al-
Hadyu berkaitan dengan Tamattu’ dan Qirân, serta
kaffarah karena meninggalkan suatu kewajiban atau
melakukan suatu yang terlarang pada saat haji atau
umroh, sedangkan al-Udhhiyah tidak.
3. Al-Aqîqoh
Adalah hewan (kambing) yang disembelih sebagai rasa
syukur kepada Allôh atas nikmat yang dianugerahkan
berupa kelahiran anak, baik laki-laki maupun
perempuan.
4. Al-Faro’
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
24
Dahulu kaum musyrikin jâhilîyah menyembelih hewan
dipersembahkan bagi thagut-thaghut mereka, untuk
mengharap berkah dan memperbanyak keturunan
mereka. Kemudian kaum muslimin datang merubah ini
semua dan menyembelih hanya untuk Allôh semata.
5. Al-‘Atîroh
Dahulu kaum musyrikin jâhilîyah menyembelih hewan
yang dilakukan pada sepuluh hari awal bulan Rajab yang
dipersembahkan kepada sesembahan-sesembahan
mereka, disebut juga penyembelihan ini dengan ar-
Rojabîyah. Kemudian kaum muslimin datang merubah ini
semua dan menyembelih hewan ternak hanya untuk Allôh
semata tanpa ada kewajiban dan tidak terkait dengan
waktu.
Masyrū’îyatu al-Udhhîyah
Al-Udhhîyah disyariatkan secara ijma’ menurut al-Kitâb dan
as-Sunnah. Dalil al-Kitab diantaranya adalah, firman Allôh :
ﺮﳓﺍﻭ ﻚﺑﺮﻟ ﹼﻞﺼﻓ
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
25
“Maka sholâtlah untuk Rabb-mu dan berkurbanlah.” (QS al-
Kautsar : 2)
Dikatakan di dalam tafsirnya : “Sholatlah kamu pada sholat
‘îd dan berkurbanlah.”
Diantara dalîl sunnah akan disyariatkannya Al-Udhhîyah
adalah, hadîts shahîh dari Anas bin Mâlik radhiyallâhu ‘anhu,
beliau berkata :
ﺪﻴﺑ ﺎﻤﻬﲝﺫ ، ﲔﻧﺮﻗﺃ ﲔﺤﻠﻣﺃ ﲔﺸﺒﻜﺑ ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﱯﻨﻟﺍ ﻰﺤﺿ ﻰﲰﻭ ، ﻩ
ﺎﻤﻬﺣﺎﻔﺻ ﻰﻠﻋ ﻪﻠﺟﺭ ﻊﺿﻭﻭ ، ﺮﺒﻛﻭ
“Nabî Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam berkurban dengan dua
ekor kambing kibasy yang berwarna amlah dan bertanduk,
yang beliau sembelih dengan tangan beliau sendiri dengan
menyebut nama Allôh dan bertakbir lalu meletakkan kaki
beliau pada bagian kedua belikatnya.”
Fadhîllatusy Syaikh ‘Abdullâh Alu Bassam dalam Taissîrul
‘Allâm (hal. 535) menjelaskan :
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
26
(ﲔﺤﻠﻣﺃ) maksudnya adalah warna abu-abu yang di dalamnya
ada warna putih dan hitam dimana putihnya lebih dominan
dibandingkan hitamnya.
(ﺎﻤﻬﺣﺎﻔﺻ), di dalam “an-Nihâyah” dikatakan, shofhatu kulli
syai`in artinya adalah wajah dan sisi sampingnya, dan yang
dimaksud di sini adalah shifâhu a’nâqihâ (tulang
belikatnya).
Hukum al-Udhhîyah
Hukumnya menurut pendapat yang râjih adalah wajib bagi
yang memiliki kemampuan, berdasarkan hadîts Nabî
Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam :
ﺎﻧﻼﺼﻣ ﻦﺑﺮﻘﻳ ﻼﻓ ﺢﻀﻳ ﱂﻭ ﺔﻌﺳ ﻪﻟ ﻥﺎﻛ ﻦﻣ
“Barangsiapa yang memiliki kelapangan (harta) namun tidak
mau berkurban, maka janganlah ia sekali-kali mendekati
tempat sholât kami.” [Shahîh Ibnu Mâjah (no. 2532).]
Segi pengambilan dalil adalah, tatkala Nabî Shallâllâhu
‘alaihi wa Sallam melarang orang yang memiliki kemampuan
harta namun tidak mau berkurban untuk mendekati tempat
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
27
sholat, hal ini menunjukkan bahwa dirinya telah
meninggalkan sesuatu yang wajib hukumnya, seakan-akan
tidak ada manfaatnya ia bertaqorrub kepada Allôh dengan
mengerjakan sholât namun ia meninggalkan kewajiban
berkurban.
Dalîl lainnya lagi adalah sabda Nabî Shallâllâhu ‘alaihi wa
Sallâm, dari Jundub bin Sufyân al-Bajali radhiyallâhu ‘anhu
beliau berkata :
ﻝﺎﻗ ﺮﺤﻨﻟﺍ ﻡﻮﻳ ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﱯﻨﻟﺍ ﺕﺪﻬﺷ : ﺪﻌﻴﻠﻓ ﻲﻠﺼﻳ ﻥﺃ ﻞﺒﻗ ﺢﺑﺫ ﻦﻣ
ﺢﺑﺬﻴﻠﻓ ﺢﺑﺬﻳ ﱂ ﻦﻣﻭ ﻯﺮﺧﺃ ﺎﺎﻜﻣ
“Saya melihat Nabî Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam pada hari
nahar bersabda : Barangsiapa yang menyembelih sebelum
sholat (‘îd) maka hendaklah ia menyembelih hewan lainnya
sebagai gantinya, dan barangsiapa yang belum
menyembelih, hendaklah ia menyembelih.” [muttafaq
‘alaihi].
Imâm asy-Syaukânî di dalam as-Sailul Jarrâr (IV:44-45)
menyatakan bahwa hadîts di atas adalah hadîts yang jelas
menunjukkan akan wajibnya berkurban, apalagi ketika Nabî
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
28
memerintahkan untuk mengulangi orang yang berkurban
sebelum waktunya.
Namun jumhur ‘ulâmâ` menjelaskan bahwa hukumnya
adalah sunnah mu’akkadah, sebagaimana diterangkan di
dalam al-Mausū’ah al-Fiqhîyah. Diantara mereka yang
berpendapat ini adalah as-Syâfî’iyah dan al-Hanâbilah,
pendapat terkuat dari pendapat Mâlik dan salah satu riwayat
dari Abu Yūsuf. Pendapat ini juga merupakan pendapat Abu
Bakr, ‘Umar, Bilâl, Abi Mas’ūd al-Badrî, Suwaid bin Ghoflah,
Sa’îd bin al-Musayyib, ‘Athô’, ‘Alqomah, al-Aswad, Ishâq,
Abu Tsaur dan Ibnul Mundzir. Mereka beristidlal dengan
sabda Nabî Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam :
ﻩﺮﺸﺑ ﻦﻣ ﻻﻭ ﻩﺮﻌﺷ ﻦﻣ ﺲﳝ ﻼﻓ ﻲﺤﻀﻳ ﻥﺃ ﻢﻛﺪﺣﺃ ﺩﺍﺭﺃﻭ ، ﺮﺸﻌﻟﺍ ﻞﺧﺩ ﺍﺫﺇ
ﹰﺎﺌﻴﺷ
“Apabila telah masuk sepuluh hari (Dzulhijjah) dan kalian
berkeinginan untuk berkurban, maka janganlah ia
menyentuh (mengambil) rambut dan kukunya sedikitpun.”
Sisi pendalilannya adalah ucapan Nabî (ﻢﻛﺪﺣﺃ ﺩﺍﺭﺃﻭ) “jika kalian
berkeinginan” yang menunjukkan hal ini diserahkan kepada
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
29
kehendak. Apabila berkurban itu wajib, niscaya sabda Nabî
akan menjadi : “Janganlah menyentuh rambutnya sedikitpun
sampai berkurban dengannya.”
Diantara dalilnya pula adalah, bahwa Abu Bakr dan ‘Umar
radhiyallâhu ‘anhumâ, tidak berkurban pada satu atau dua
tahun, dengan alasan khawatir manusia menganggapnya
sebagai suatu kewajiban. Perbuatan kedua orang yang mulia
ini menunjukkan bahwa keduanya mengetahui bahwa
Rasūlullâh tidak mewajibkannya, dan tidak pula ada seorang
sahabatpun yang menyelisihi hal ini.
Kreteria Hewan yang dijadikan kurban
1. Kurban tidak boleh kecuali hanya sapi, kambing dan unta,
berdasarkan firman Allôh Ta’âlâ :
ﱢﻞﹸﻜِﻟﻭ ٍﺔﻣﹸﺃ ﺎﻨﹾﻠﻌﺟ ﺎﹰﻜﺴﻨﻣ ﺍﻭﺮﹸﻛﹾﺬﻴِﻟ ﻢﺳﺍ ِﻪﱠﻠﻟﺍ ﻰﹶﻠﻋ ﺎﻣ ﻢﻬﹶﻗﺯﺭ ﻦِﻣ ِﺔﻤﻴِﻬﺑ ِﻡﺎﻌﻧﹶﺄﹾﻟﺍ
“Dan bagi tiap-tiap umat Telah kami syariatkan
penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama
Allah terhadap binatang ternak yang Telah direzkikan Allah
kepada mereka” (QS al-Hajj : 34)
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
30
Di dalam al-Mausū’ah al-Fiqhîyah diterangkan bahwa
diantara syarat kurban yang telah disepakati adalah, hewan
kurban haruslah berupa hewan ternak seperti kambing
(termasuk domba), sapi dan unta, baik betina maupun
jantan. Adapun kurban dengan selain itu, misalnya dengan
kuda, keledai, ayam atau semisalnya, maka tidak sah
kurbannya, walaupun niatnya untuk kurban.
2. Boleh berpatungan untuk membeli seekor sapi bagi 7
orang, unta 10 orang dan kambing hanya untuk 1 orang.
Dalîlnya adalah hadîts dari Ibnu ‘Abbâs radhiyallâhu ‘anhu
beliau berkata :
ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﻊﻣ ﺎﻨﻛ ﰲ ﰲ ﺎﻨﻛﺮﺘﺷﺎﻓ ﻰﺤﺿﻷﺍ ﺮﻀﺤﻓ ﺮﻔﺳ
ﺔﻌﺒﺳ ﻦﻋ ﺓﺮﻘﺒﻟﺍﻭ ﺓﺮﺸﻋ ﺭﻭﺰﳉﺍ
“Kami pernah bersama Rasūlullâh Shallâllâhu ‘alaihi wa
Sallam dalam suatu safar dan tibalah hari adhhâ, maka kami
bersama-sama berkurban untuk untuk 10 orang dan sapi
untuk 7 orang.” [Shahîh Ibnu Mâjah 2536].
Adapun kambing hanya untuk satu orang, sebagaimana
hadîts dari Abu ‘Ayyūb al-Anshârî beliau berkata :
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
31
ﻪﺘﻴﺑ ﻞﻫﺃ ﻦﻋﻭ ﻪﻨﻋ ﺓﺎﺸﻟﺎﺑ ﻰﺤﻀﻳ ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ ﱯﻨﻟﺍ ﺪﻬﻋ ﰲ ﻞﺟﺮﻟﺍ ﻥﺎﻛ
ﻥﻮﻤﻌﻄﻳﻭ ﻥﻮﻠﻛﺄﻴﻓ
“Pada zaman Rasūlullâh seorang pria menyembelih seekor
kambing untuk dirinya dan keluarganya, mereka
memakannya dan membagikannya kepada orang lain.”
3. Usia hewan kurban. Untuk kambing tidak sah apabila
usianya kurang dari satu tahun, lembu apabila kurang dari
dua tahun dan belum memasuki tahun ketiga, dan unta
apabila usianya kurang dari empat tahun belum memasuki
tahun kelima. Dalilnya adalah hadîts Nabî Shallâllâhu ‘alaihi
wa Sallam :
ﻥﺄﻀﻟﺍ ﻦﻣ ﹰﺔﻋﺬﺟ ﺍﻮﲝﺬﺘﻓ ، ﻢﻜﻴﻠﻋ ﺮﺴﻌﻳ ﻥﺃ ﹼﻻﺇ ، ﹰﺔﻨﺴﻣ ﹼﻻﺇ ﺍﻮﲝﺬﺗ ﻻ
“Janganlah kalian menyembelih kecuali al-Musinnah, jika
kalian mengalami kesulitan maka kalian boleh menyembelih
jadz’ah (anak kambing).”
Al-‘Allâmah ash-Shon’anî dalam Subulus Salâm menjelaskan
bahwa, al-Musinnah adalah hewan yang telah tumbuh
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
32
giginya yang berumur dua akan masuk tiga tahun, baik unta,
sapi, kambing ataupun yang lebih kecil.
Adapun al-Judza’ , para ulama berbeda pendapat tentang
maknanya. Al-Hanafîyah dan al-Hanâbilah berpendapat
bahwa al-Judza’ minad Dho’ni adalah hewan yang usinya
telah genap 6 bulan atau lebih. Adapun Mâlikîyah
berpendapat bahwa al-Judza’ adalah hewan yang mencapai
usia 1 tahun masuk ke usia 2 tahun. [Lihat al-Mausū’ah al-
Fiqhîyah].
4. Tidak cacat dengan suatu cacat yang jelas, berdasarkan
hadîts Nabî Shallâllâhu ‘alaihi wa Sallam :
ﻊﺑﺭﺃ ﺎﻳﺎﺤﻀﻟﺍ ﻦﻣ ﺉﺰﲡ ﻻ : ﻮﻋ ﻦﻴﺒﻟﺍ ﺀﺍﺭﻮﻌﻟﺍ ، ﺎﻬﺟﺮﻋ ﻦﻴﺒﻟﺍ ﺀﺎﺟﺮﻌﻟﺍﻭ ، ﺎﻫﺭ
ﻲﻘﻨﺗ ﻻ ﱵﹼﻟﺍ ﺀﺎﻔﺠﻌﻟﺍﻭ ، ﺎﻬﺿﺮﻣ ﻦﻴﺒﻟﺍ ﺔﻀﻳﺮﳌﺍﻭ
“Tidak sah empat macam hewan kurban berikut ini : (1)
hewan yang sangat jelas kejulingannya, (2) hewan yang
pincang yang sangat jelas pincangnya, (3) hewan sakit yang
sangat jelas sakitnya, dan (4) hewan tua/kurus yang tiada
lagi bersumsum.” [Shahîh Ibni Mâjah 2545].
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
33
Di dalam al-Mausū’ah al-Fiqhîyah, disebutkan beberapa
jenis hewan yang dibenci untuk dikurbankan :
1. Hewan yang buta
2. Al-Aurâ’ (kejulingan) yang jelas julingnya, yaitu
hewan yang kehilangan salah satu pengelihatannya.
3. Lidahnya terputus seluruhnya.
4. Sebagian besar lidahnya terpotong.
5. al-Jud’â` yaitu yang terpotong hidungnya
6. Yang terpotong kedua telinganya atau salah satunya
7. Salah satu telinga atau keduanya yang sebagian
besarnya terpotong.
8. Kepincangan yang jelas pincangnya sehingga tidak
mampu berjalan.
9. al-Judzmâ’ (buntung) tangan atau kakinya
10. al-Jadzdzâ’ yaitu yang terpotong kepala ambing
susunya
11. Yang ekornya putus.
12. Yang sebagian besar ekornya terpotong
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
34
13. Yang sakit tampak sekali akan sakitnya
14. Yang kurus/tua sudah tidak bersumsum tulangnya
15. Yang puting susunya terpotong hingga tidak bisa
menyusui
16. Al-Jallâlah (yang memakan kotoran), semua poin di
atas menurut madzhab Hanafîyah.
17. Yang bisu
18. Yang sumbing mulutnya
19. Yang tuli
20. Yang hamil, karena hewan yang hamil pencernaannya
terganggu sehingga dagingnya tidak baik
21. Yang putus tanduknya
Kesemua poin di atas, berdasarkan madzhab (pendapat)
yang sebagiannya tidak disokong dalîl. Cacat yang tidak sah
berkurban dengannya hanya disebutkan oleh Hadîts di atas,
yaitu hanya 4 macam saja. Oleh karena itulah madzhab azh-
Zhâhirî hanya menetapkan 4 cacat itu saja.
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
35
Hewan Kurban yang paling afdhal
Hewan kurban yang paling afdhal adalah domba yang
bertanduk, jantan, berwarna putih campur hitam di sekitar
mata dan kakinya dan gemuk. Hewan seperti inilah yang
datang dari Hadîts Rasūlullâh dari isteri beliau tercinta
’A`isyah radhiyallâhu ’anhâ beliau berkata :
ﺮﻣﹶﺃ ٍﺶﺒﹶﻜِﺑ ﹶﻥﺮﹾﻗﹶﺃ ، ﹸﺄﹶﻄﻳ ﻲِﻓ ٍﺩﺍﻮﺳ ، ﻙﺮﺒﻳﻭ ﻲِﻓ ٍﺩﺍﻮﺳ ﺮﹸﻈﻨﻳﻭ ﻲِﻓ ٍﺩﺍﻮﺳ ، ﻲِﺗﹸﺄﹶﻓ ِﻪِﺑ
ﻲﺤﻀﻴِﻟ ِﻪِﺑ
”Nabî memerintahkan untuk membawakan kambing kibasy
yang bertanduk, berwarna hitam di kakinya dan perut serta
keningnya hitam, lalu dibawakan kepada beliau untuk beliau
sembelih.” [HR at-Tirmidzî].
Waktu Penyembelihan Kurban
Waktu penyembelihan adalah pada pagi hari setelah sholât
’îd sampai berakhirnya hari tasyrîq. Penyembelihan sebelum
sholât ’îd adalah tidak sah, sebagaimana hadîts Nabî
Shallâllâhu ’alaihi wa Sallam :
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
36
ﻯﺮﺧﺃ ﺎﺎﻜﻣ ﺪﻌﻴﻠﻓ ﻲﻠﺼﻳ ﻥﺃ ﻞﺒﻗ ﺢﺑﺫ ﻦﻣ
“Barangsiapa yang menyembelih sebelum sholat (‘îd) maka
hendaklah ia menyembelih hewan lainnya sebagai gantinya”
[muttafaq ‘alaihi].
Larangan-larangan berkurban
Ada beberapa larangan di dalam berkurban yang perlu
dihindari oleh orang yang berkurban, diantaranya adalah :
1. Memotong bulu dan kuku kurban semenjak awal
Dzulhijjah hingga penyembelihan, berdasarkan hadîts
nabî :
ﺍﹶﺫ ﺖﹶﻠﺧﺩ ﺮﺸﻌﹾﻟﺍ ﺩﺍﺭﹶﺃﻭ ﻢﹸﻛﺪﺣﹶﺃ ﹾﻥﹶﺃ ﻲﺤﻀﻳ ﺎﹶﻠﹶﻓ ﺲﻤﻳ ﻦِﻣ ِﻩِﺮﻌﺷ ِﻩِﺮﺸﺑﻭ
ﺎﹰﺌﻴﺷ
“Apabila telah masuk sepuluh hari (Dzul Hijjah) dan
salah seorang dari kalian hendak berkurban, maka
janganlah ia mengambil bagian rambut atau kukunya
sedikitpun.”
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
37
2. Berkurban dengan hewan yang cacat.
3. Berkurban dengan hewan yang masih kecil
4. Menyembelih kurban pada malam hari raya ‘îdul
adhhâ atau pagi hari sebelum sholât ‘îd dengan alasan
agar kaum fakir miskin dapat merasakan dan
memakannya pada hari raya.
5. Menjual hewan kurban dan membagikan nilainya
(uangnya) kepada fakir miskin dengan alasan hal ini
lebih dapat membantu kaum fakir miskin.
6. Tidak menenangkan hewan kurban ketika akan
menyembelihnya.
7. Melukai hewan kurban atau menyiksanya.
8. Tidak menyebut nama Allôh ketika berkurban
9. Memberikan upah kepada penjagal dengan bagian
dari hewan kurban.
10. Menjual kulit korban.
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
38
Etika Penyembelihan
Ketika menyembelih hewan kurban, maka hendaknya
dilakukan dengan tenang dan tidak menyiksa hewan kurban.
Berikut ini beberapa etika di dalam menyembelih hewan
kurban
1. Alat untuk menyembelih hendaknya yang tajam
2. Menyebut nama Allôh ketika menyembelih.
3. Menghadap kiblat sebagaimana hadîts yang datang
dari Jâbir bin ’Abdillâh radhiyallâhu ’anhu bahwa
Nabî ketika akan menyembelih mengarahkannya ke
kiblat.
4. Memotong tengorokan, kerongkongan dan dua urat
lehernya dalam waktu bersamaan agar segera mati
dan tidak tersiksa.
5. Menenangkan hewan kurban dan tidak membuatnya
takut atau tersiksa.
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
39
Referensi
1. Minhâjul Muslim, Syaikh Abū Bakr Jâbir al-Jazâ`irî,
Madinah : Maktabah al-’Ūlum wal Hikâm (tanpa tahun).
2. Al-Wajîz fî Fiqhis Sunnah wal Kitabil ’Azîz, Syaikh
’Abdul ’Azhim Badawî, Dimyâth : Dâr Ibnu Rojab, cet. 1,
1416 H.
3. Taisîrul ’Allâm Syarh ’Umdatil Ahkâm, Syaikh ’Abdullâh
bin ’Abdirrahman Alu Bassâm, Beirut : Dârul Kutub al-
’Ilmîyah, cet. 2, 2006.
4. Ad-Darôrî al-Mudhîyah Syarh ad-Duroril Bahîyah, al-
Imâm Muhammad ’Alî asy-Syaukânî, Beirut : Dârul Kutub
al-’Ilmîyah, cet. 1, 2003.
5. Al-Kalimât an-Nâfi’ah fîl Akhthô` asy-Syâ`i’ah, Syaikh
Wâhid ’Abdus Salâm Balî, Riyâdh : Maktabah al-Adîb, cet.
1, 1424
BEKAL-BEKAL ‘ DUL ADHHA
40
6. Subulus Salâm Syarh Bulūghul Marâm, al-Imâm
Muhammad bin Ismâ’îl ash-Shon’ânî, Surabaya : al-
Hidâyah, tanpa tahun (cetakan lokal).
7. Al-Bida’ al-Haulîyah, Syaikh ’Abdullâh bin ’Abdil ’Azîz
at-Tuwaijirî, Riyâdh : Dârul Fadhîlah, cet. 1, 1421 H.
8. Risâlatu Fî Fiqhil Muyassar, asy-Syaikh Shâlih bin
Ghânim as-Sadlân, Riyâdh : Wizâraru asy-Syu`ūni al-
Islâmîyah wal Awqâf wad Da’wah wal Irsyâd, cet. 1,
1425.
9. Al-Mausū’ah al-Fiqhî al-Islâmî, al-Maktabah asy-
Syâmilah.]]]]]]]

Universitas Negeri Manado (#UNIMA)

Dikirim Tak Berkategori dengan pengait kata (tags), pada Sene15e12beMon, 17 Dec 2007 16:11:15 +0000 17, 2007 oleh lamudi

Universitas Negeri Manado (#UNIMA)Universitas Negeri Manado, disingkat #UNIMA, adalah perguruan tinggi negeri di Tondano, Indonesia, yang berdiri pada 22 September 1955. Rektor pada tahun 2006 adalah Prof. Drs. J.L.L. Lombok, SH., M.Si.

Sejarah singkat

UNIMA berasal dari Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) - satu dari empat PTPG yang didirikan pertama di Indonesia yaitu PTPG Batusangkar, PTPG Malang, PTPG Bandung, PTPG Tondano, berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 2450/KB/1955 tanggal 22 September 1955.

PTPG Tondano mengalami berbagai perubahan: mula-mula menjadi FKIP Universitas Hasanuddin Makassar, lalu berubah menjadi FKIP Unhas Tondano di Manado, FKIP Unsulutteng, IKIP Yogyakarta Cabang Manado, dan terakhir menjadi IKIP Manado yang berdiri sendiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 38 tanggal 8 Maret 1965 jo Keppres Nomor 275 tahun 1965 tanggal 14 September 1965.

Pada 13 September 2000, IKIP Manado dikonversi menjadi Universitas Negeri Manado berdasarkan SK Presiden Republik Indonesia Nomor 127 tahun 2000 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Bapak Yahya Muhaimin pada tanggal 14 Oktober 2000.

Berdasarkan Keppres RI Nomor 127 tahun 2000, Universitas Negeri Manado (UNIMA) memiliki fungsi ganda, yaitu selain menciptakan tenaga ahli dan tenaga profesional di bidang kependidikan, juga menciptakan tenaga ahli dan tenaga profesional di bidang non-kependidikan

Fakultas

Universitas Negeri Manado memiliki 6 fakultas, yaitu:

  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
  2. Fakultas Ilmu Sosial (FIS)
  3. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
  4. Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)
  5. Fakultas Teknik (FATEK)
  6. Fakultas Bahasa dan Seni (FBS.

Halo Friends!

Dikirim Tak Berkategori dengan pengait kata (tags) pada Sene06e12beMon, 17 Dec 2007 08:31:06 +0000 17, 2007 oleh lamudi

Welcome to #unima,

#UNIMA berasal dari Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) - satu dari empat PTPG yang didirikan pertama di Indonesia yaitu PTPG Batusangkar, PTPG Malang, PTPG Bandung, PTPG Tondano, berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 2450/KB/1955 tanggal 22 September 1955.

PTPG Tondano mengalami berbagai perubahan: mula-mula menjadi FKIP Universitas Hasanuddin Makassar, lalu berubah menjadi FKIP Unhas Tondano di Manado, FKIP Unsulutteng, IKIP Yogyakarta Cabang Manado, dan terakhir menjadi IKIP Manado yang berdiri sendiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 38 tanggal 8 Maret 1965 jo Keppres Nomor 275 tahun 1965 tanggal 14 September 1965.

Pada 13 September 2000, IKIP Manado dikonversi menjadi Universitas Negeri Manado berdasarkan SK Presiden Republik Indonesia Nomor 127 tahun 2000 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Bapak Yahya Muhaimin pada tanggal 14 Oktober 2000.

Berdasarkan Keppres RI Nomor 127 tahun 2000, Universitas Negeri Manado (UNIMA) memiliki fungsi ganda, yaitu selain menciptakan tenaga ahli dan tenaga profesional di bidang kependidikan, juga menciptakan tenaga ahli dan tenaga profesional di bidang non-kependidikan.

Kami, Akademis Organisatoris

La Mudi, #unima 2004

Divisi SDM Pers Suara Mahasiswa Unima

Akademis dan organisasi merupakan suatu hal yang saling berkaitan erat, mengapa tidak? Ketika mahasiswa dapat berpikir kritis di kelasnya, karena mereka adalah seorang organisatoris.

BERKAITAN dengan goresan tinta kawan Fajjin Amik, dalam Mimbar Akademik edisi Kamis, 15 Juni 2006, saya kurang sepakat ketika dia memberikan sebuah pilihan “Pilih Organisatoris atau Akademis”, serta menuliskan bahwa pada hakikatnya organisasi dan akademis memiliki jalur yang berbeda.

Organisasi, menurut Philips Senznick, yaitu suatu sistem yang dinamis yang selalu berubah, menyesuaikan diri dengan tekanan internal dan eksternal, serta selalu dalam proses evolusi yang kontinu. Sedangkan perilaku organisasi menurut Keith Davis, adalah studi dan aplikasi dari ilmu tentang bagaimana orang berperilaku dalam organisasi. Sehingga, organisasi dapat diartikan sebuah sistem yang mengalami proses evolusi yang kontinu, artinya tidak mungkin bersifat monoton.

Organisasi dapat berubah sistem sesuai individu yang menjalankan roda organisasi tersebut. Sedangkan perilaku organisasi tidak lain merupakan aplikasi dari ilmu yang tentunya bersifat akademis. Ketika organisasi tersebut berdiri dan menjalankan kegiatannya, maka organisasi itu sendiri mewakili tiap-tiap hobi ataupun minat mahasiswa. Sangat tidak mungkin ketika organisasi secara umum melakukan kegiatan yang “monoton”. Organisasi yang ada di kampus sangatlah beragam. Setidaknya, hanya kawan-kawan yang memang datang ke kampus hanya ingin “mejeng” dan mencari “celah” untuk mencapai IPK 3,56 saja yang memang tidak interes untuk itu.

Sangatlah rugi ketika seseorang datang ke kampus hanya untuk kuliah dan ujian saja, tanpa ikut serta dalam sebuah sistem organisasi. Ketika seorang mahasiswa hanya diharapkan memiliki kemampuan keilmuan yang tinggi, yang diperoleh dari bangku kuliah saja sangat tidak cukup. Mengapa tidak, ketika IPK menjadi indikator mahasiswa, bahwa mahasiswa tersebut memiliki kemampuan keilmuan yang tinggi. Hal ini sangat subjektif sekali. Oleh karena itu, organisasi memiliki peranan yang cukup penting dalam sebuah pencapaian “keilmuan yang tinggi”. Hal ini berkaitan dengan pertanyaan, apakah standar keilmuan yang tinggi itu adalah kuliah? Sekali lagi, hal ini adalah sangat subjektif sekali. Sementara, tidak banyak yang bisa menembus bangku kuliah, karena perguruan tinggi adalah salah satu produk kapitalis. Hanya pemilik modal yang bisa kuliah, sedangkan yang tidak memiliki kocek yang penuh, siap-siap untuk hanya jadi seorang pekerja.

Kembali ke konteks permasalahan, organisasi yang ada di kampus pada hakikatnya adalah kegiatan ekstra selain kuliah. Artinya, organisasi kampus tidak akan mengganggu kegiatan perkuliahan mahasiswa. Hal ini kembali kepada organisasi apa yang akan menjadi trouble bagi proses perkuliahan –jika memang ada organisasi yang menjadi gangguan bagi proses perkuliahan mahasiswa. Persoalan yang timbul ketika memang terjadi trouble di antara kuliah dan organisasi, adalah karena mahasiswa itu sendiri yang memang malas kuliah dan menjadikan organisasi sebagai tumbalnya. Atau, mereka belum siap menghadapi konsekuensi ketika memasuki sebuah organisasi.

Persoalan kedua, jika mahasiswa tersebut condong ke kuliah, maka mahasiswa tersebut memang memiliki tujuan lain untuk datang ke kampus, yaitu mencari “celah” untuk mencapai IPK di atas 3,56 Sehingga, permasalahannya bukan di manajemen waktu, karena ketika mahasiswa masuk organisasi berarti mahasiswa tersebut sudah bisa mengatur waktu dan menghadapi semua konsekuensinya, sehingga tidak akan terjadi gangguan di tengah jalan.

Lalu, kemudian timbul sebuah istilah “aktivis semu”. Apakah mereka adalah mahasiswa yang tidak loyal dan tidak memberikan sumbangsih kepada kampus dan organisasi? Tentu tidak. Saya pikir, mahasiswa yang tidak loyal dan tidak memberikan sumbangsih kepada kampus dan organisasi, adalah mahasiswa apatis. Mereka tidak bisa disebut aktivis bahkan “aktivis semu” sekalipun. Karena, mereka memang bukan mahasiswa yang sebenar-benarnya mahasiswa. Mereka tidak dapat mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan demikian, dapat disimpulkan dari pendapat saya, organisasi dan akademis adalah kedua aspek yang tidak dapat dipisahkan ketika kita memiliki tujuan mahasiswa yang memiliki kemampuan keilmuan yang tinggi. Tidak hanya akademis saja, tetapi organisasi sangat perlu sebagai media kreasi, inovasi diri, dan “alat” penumbuh pola pikir kritis kita. Apabila terjadi sebuah trouble di tengah perjalanan sang akademis organisatoris, ini menandakan bahwa seorang mahasiswa belum menjadi seorang “mahasiswa” atau belum paham akan identitas dirinya sendiri.***